Share

Menteri Kesehatan Anggota G20 Bahas Penguatan Arsitektur Kesehatan di Yogyakarta

Priyo Setyawan, Koran SI · Selasa 21 Juni 2022 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 510 2615327 menteri-kesehatan-anggota-g20-bahas-penguatan-arsitektur-kesehatan-di-yogyakarta-6SANVrERVH.jpg Menkes negara anggota G20 bahas penguatan arsitektur di Yogyakarta, Senin (20/6/2022)/Priyo Setiawan

SLEMAN - Menteri Kesehatan (Menkes) negara anggota G20 melakukan pertemuan di Yogyakarta kemarin.

Diketahui, pertemuan ini dilakukan untuk membahas penguatan arsitektur kesehatan global.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pandemi di dunia saat ini telah mereda, untuk itu harus bisa memanfaatkannya guna membangun sistem kesehatan global yang lebih tangguh.

Menurutnya, tidak hanya hari ini saja, tetapi juga untuk tantangan hari esok.

“Sebaiknya siapkan payung sebelum hujan,” kata Budi saat membuka pertemuan itu.

Negara-negara anggota G20, lanjutnya, telah membuat langkah besar untuk memperkuat arsitektur kesehatan global, untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.

Tahun ini, telah dibahas 3 agenda kesehatan global dengan 5 pembahasan antara lain, memperkuat ketahanan sistem kesehatan global dengan tiga pembahasan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pertama, ketersediaan sumber daya keuangan untuk pandemi pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan.

Kedua, akses ke tindakan medis darurat dan pembahasan ketiga membangun jaringan global pengawasan genomik laboratorium dan memperkuat mekanisme berbagi data tepercaya.

“Agenda 2 menyelaraskan standar protokol kesehatan global dengan pembahasan sertifikat vaksin yang diakui bersama di titik masuk,” jelasnya.

Agenda 3 memperluas pusat manufaktur dan penelitian global untuk pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi (PPR) dengan pembahasan teknologi vaksin mRNA, perluasan global manufaktur dan pusat penelitian untuk pencegahan pandemi, kesiapsiagaan, dan respons.

“Hingga saat ini telah terselenggara dua pertemuan kelompok kerja kesehatan yang membahas penyelarasan standar protokol kesehatan global’ dan memperkuat ketahanan sistem kesehatan global,” terangnya.

Budi menambahkan bulan Agustus, akan dilaksanakan kelompok kerja kesehatan untuk membahas pemperluasan manufaktur global dan pusat penelitian, pencegahan, kesiapsiagaan, dan respon untuk pandemi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini