Share

Warga Semarang Digegerkan Puluhan Ekor Kambing Mati di Sungai Serang

Angga Rosa AD, Koran SI · Selasa 21 Juni 2022 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 512 2615484 warga-semarang-digegerkan-puluhan-ekor-kambing-mati-di-sungai-serang-oY3unTMkNM.jpg Puluhan ekor kambing mati di Sungai Serang (foto: MPI/Angga)

SEMARANG – Warga Desa/Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang digemparkan adanya puluhan ekor kambing mati yang hanyut di Sungai Serang, Selasa (21/6/2022).

Diduga, puluhan bangkai kambing tersebut berasal dari luar daerah yang sengaja dibuang ke Sungai Serang oleh beberapa orang yang belum diketahui identitasnya.

Kepala Desa Susukan, Joni Anwar mengatakan, adanya puluhan bangkai kambing tersebut pertama kali diketahui oleh warga. Adapun jumlah bangkai kambing yang hanyut hingga Desa Susukan sebanyak 50 ekor.

"Tadi pagi saya dapat laporan dari pak kadus terkait adanya puluhan bangkai kambing di Sungai Serang. Awalnya dikira bangkai sapi karena perutnya sudah membesar," katanya, Selasa (21/6/2022).

 BACA JUGA:Anak Bos Sawit Bunuh Pekerja Kebun Lalu Pura-Pura Kaget Temukan Mayat

Setelah mendapat laporan tersebut, Joni langsung mengecek ke sungai. Selanjutnya, Joni meminta perangkat desa untuk melapor ke Polsek Susukan.

Joni menyatakan, puluhan bangkai kambing tersebut berasal dari luar daerah. Sebab warga Desa Susukan tidak ada yang memiliki kambing sebanyak itu.

“Indikasinya dari luar daerah, warga kami tidak ada yang memelihara dengan jumlah yang besar,” ujarnya.

 BACA JUGA:Mayat Pemuda Ditemukan Terbujur Kaku di Pantai Batu Rakit

Selain itu, kata dia, ada warga yang melihat truk yang diduga membuang bangkai kambing di sungai pada pada Senin 20 Juni 2022 malam sekitar pukul 22.30 WIB.

“Ada beberapa warga yang melihat kalau ada sebuah truk sekitar pukul 22.30 WIB parkir di dekat sungai,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Susukan, AKP Yanto mengatakan, bangkai kambing tersebut akan segera dimusnahkan.

“Bangkai ini akan kita evakuasi semua dan akan segera dimusnahkan dengan cara di kubur,” kata Yanto.

Kalau tidak memungkinkan, nantinya akan dibakar terlebih dahulu serta dilakukan penyemprotan dengan desinfektan lalu kita kubur. Dia menjelaskan, di leher kambing terdapat kalung yang diduga identitas.

"Ada ikatan di leher yang menunjukkan tanda beberapa angka seperti tanggal pembelian. Ini kita selediki untuk mengetahui asal bangkai kambing itu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini