Share

Pakai Topi dan Rompi Jualan Majalah di Jalan, Pangeran William Ungkap Alasannya

Susi Susanti, Okezone · Rabu 22 Juni 2022 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 18 2616051 pakai-topi-dan-rompi-jualan-majalah-di-jalan-pangeran-william-ungkap-alasannya-DU9y0MlPik.jpg Pangeran William pakai topi dan rompi merah menjual majalah di jalanan (foto: Reuters)

LONDON - Pangeran William telah mengungkapkan mengapa dia menukar pakaian kerajaannya dengan jaket vendor merah dan turun ke jalan-jalan di London untuk menjual majalah The Big Issue, yang menawarkan kesempatan kerja bagi orang-orang miskin.

Menjelang Duke of Cambridge merayakan ulang tahunnya yang ke-40 pada Selasa (21/6/2022), dia menulis sebuah artikel untuk majalah yang merinci mengapa dia menyamar untuk menjual majalah kepada anggota masyarakat untuk mendukung tujuan awal bulan ini.

"Saya berusia 11 tahun ketika saya pertama kali mengunjungi tempat penampungan tunawisma bersama ibu saya, yang dengan gayanya sendiri yang tak ada bandingannya bertekad untuk menyoroti masalah yang diabaikan dan disalahpahami," tulis William dalam sebuah artikel yang diterbitkan Senin (20/6/2022).

Baca juga: Pakai Topi dan Rompi, Pangeran William Terlihat Berjualan Majalah di Jalanan London

"Dalam 30 tahun sejak itu, saya telah melihat proyek yang tak terhitung jumlahnya di ruang ini tumbuh dari kekuatan ke kekuatan, termasuk amal yang saya mendapat kehormatan sebagai Pelindung,” lanjutnya.

Baca juga: Pangeran William Kenang Kepergian Putri Diana saat Beri Penghormatan untuk Korban Bom Manchester Arena   

Menurut situs resmi The Big Issue, William bergabung dengan vendor Dave Martin, 60, di ibukota untuk menarik perhatian pada karya publikasi, yang dijual oleh orang-orang yang sulit tidur dan orang-orang yang menghadapi kemiskinan dan tunawisma di Inggris.

"Saya ingin mengalami sisi lain dan melihat bagaimana rasanya menjadi vendor Big Issue. Waktu saya benar-benar membuka mata," lanjutnya.

"Dan sementara saya mungkin tampak seperti salah satu pendukung yang paling tidak mungkin untuk tujuan ini, saya selalu percaya dalam menggunakan platform saya untuk membantu menceritakan kisah-kisah itu dan untuk membawa perhatian dan tindakan kepada mereka yang sedang berjuang. Saya berencana untuk melakukannya sekarang, saya menginjak 40 tahun, bahkan lebih dari yang saya miliki di masa lalu,” ungkapnya.

Pangeran menambahkan bahwa dia bermaksud untuk "menyoroti masalah yang dapat dipecahkan ini tidak hanya hari ini, tetapi di bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang."

William menjual majalah itu dengan Martin di Rochester Row, dekat Victoria di London, hanya beberapa hari setelah perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II.

William menggambarkan waktunya menjual majalah sebagai "benar-benar membuka mata."

Ketika William bertanya kepada Martin apa yang telah dilakukan The Big Issue untuknya, dia pun menjawab. "Itu membuat saya keluar dari jalan. Memberi saya rasa hormat. Saya memohon pada saat itu. Penjual lain mengatakan saya bisa melakukan sesuatu yang jauh lebih baik dan membawa saya bersama ke kantor The Big Issue,” ujarnya.

Diketahui, vendor membeli majalah seharga 1,50 poundsterling (Rp27.000) dan menjualnya seharga 3 poundsterling (Rp54.000).

Menurut situs resmi majalah tersebut.Ada sekitar 1.300 orang yang berusaha keluar dari kemiskinan dengan menjual The Big Issue.

Sementara itu, anggota keluarga kerajaan Inggris mengirim ucapan selamat ulang tahun kepada William di media sosial pada Selasa (21/6/2022).

Pangeran Charles membagikan serangkaian foto ayah dan anak itu selama bertahun-tahun di Twitter, dengan judul: "Selamat Duke of Cambridge merayakan ulang tahun yang ke-40!" Satu gambar adalah potret hitam putih Charles menggendong bayi William, sementara yang lain menampilkan keduanya duduk di kereta gantung selama perjalanan ski.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini