Share

RI dan Inggris Perkuat Kolaborasi di Industri Pertahanan, Keamanan dan Siber

Susi Susanti, Okezone · Rabu 22 Juni 2022 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 18 2616348 ri-dan-inggris-perkuat-kolaborasi-di-industri-pertahanan-keamanan-dan-siber-uBruZeZvBb.jpg Kerjasama Indonesia-Inggris (Foto: Okezone)

JAKARTA – Setelah menandatangani Peta Jalan Kemitraan Indonesia-Inggris pada April lalu, Indonesia dan Inggris sepakat untuk meningkatkan hubungan mereka. Dengan mengacu pada kerjasama industri Pertahanan, Keamanan dan Cyber di Roadmap, Indonesia dan Inggris memajukan kemitraan mereka di dua bidang ini melalui kunjungan Direktur Pertahanan dan Keamanan Departemen Perdagangan Internasional Inggris Mark Goldsack CBE, dan The Duta Keamanan Cyber Juliette Wilcox CMG.

Keduanya tiba di Indonesia selama tiga hari pertemuan yang padat dari 22-24 Juni mendatang untuk memperkuat kolaborasi industri dan mengatasi ancaman bersama. Program mereka yang sibuk mencerminkan berbagai peluang untuk kolaborasi dan luasnya tantangan yang dapat diatasi bersama dengan lebih baik oleh Indonesia dan Inggris.

Mereka dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membahas peningkatan kerja sama industri pertahanan, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa untuk mempertimbangkan bagaimana Inggris dapat mendukung angkatan bersenjata Indonesia sesuai dengan persyaratan yang sesuai, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letnan Jenderal (Purn.) Hinsa Siburian untuk memperkuat kemitraan kami dengan berbagi keahlian pemerintah dan industri.

Baca juga: RI Perkuat Kerja Sama Investasi dan Perdagangan dengan Inggris

Mereka juga akan bertemu dengan TNI AD, AL dan AU, Defend ID, Perusahaan Induk Pertahanan yang baru dibentuk dan industri pertahanan Indonesia yang lebih luas dan menyelenggarakan acara yang didedikasikan untuk perempuan di dunia maya dan bisnis.

 Baca jugaL Kerja Sama dengan Indonesia, Inggris Akan Bangun Kapal Fregat di Surabaya Tahun Depan

Mereka juga akan bertemu dengan Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan Darat Indonesia, Defend ID Perusahaan Induk Pertahanan yang baru dibentuk dan industri pertahanan Indonesia yang lebih luas dan menyelenggarakan acara yang didedikasikan untuk wanita di dunia maya dan bisnis.

Sebagai bagian dari kunjungan mereka, Mark Goldsack dan Juliette Wilcox akan menjajaki peluang untuk kolaborasi industri, berbagi keahlian dan informasi Pertahanan, Keamanan, dan Siber Inggris tentang kemampuan industri, serta bekerja dengan mitra di Indonesia yang ingin memperkuat pertahanan siber mereka terhadap potensi ancaman. Peningkatan kemitraan dan kolaborasi industri antara Indonesia dan Inggris merupakan win-win solution bagi kedua negara.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Inggris meluncurkan Strategi Digital Inggris baru pada 13 Juni lalu di London Tech Week yang menetapkan visi Inggris untuk memanfaatkan transformasi digital, mempercepat pertumbuhan, dan membangun ekonomi digital yang lebih inklusif, kompetitif, dan inovatif untuk masa depan. Kolaborasi internasional, misalnya dengan Indonesia, merupakan elemen penting dari strategi dan visi Inggris.

Seperti diketahui, ancaman keamanan semakin kompleks dan mahal untuk ditangani. Biaya tahunan global kejahatan dunia maya sudah lebih dari USD1 triliun dan pemerintah di mana pun harus membangun kemitraan internasional dan memperkuat kebijakan keamanan dunia maya global untuk melindungi jaringan, perangkat, dan data warga. Dengan sektor keamanan siber yang berkembang pesat dan kemampuan siber yang mutakhir, Inggris adalah mitra yang baik bagi Indonesia untuk bekerja sama di dunia siber.

Inggris juga merupakan pemimpin dunia dalam AI, semikonduktor, dan komputasi kuantum. Dengan populasi 270 juta orang, lebih dari setengahnya berusia di bawah 30 tahun, Indonesia memiliki andil besar dalam ekonomi global masa depan, yang akan dibentuk oleh teknologi ini. Ada peluang besar bagi Indonesia dan Inggris untuk bekerja sama membantu mempengaruhi aturan internasional yang mengatur dunia digital, aturan yang kami harap akan membuat kita semua aman.

Mengenai kolaborasi industri Pertahanan, Keamanan, dan Siber, tingginya biaya untuk mengikuti perkembangan baru dalam teknologi berarti merupakan keuntungan besar bagi negara-negara tepercaya untuk bekerja sama. Inggris ingin memperkuat kemitraannya dengan Indonesia untuk mendorong inovasi, transfer keterampilan dan pengetahuan serta meningkatkan kemampuan yang akan mendukung keamanan bersama serta lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, di kedua negara.

Indonesia dan Inggris telah memiliki Nota Kesepahaman tentang Keamanan Siber, dan Dialog Siber bilateral pertama berlangsung pada November 2021. Indonesia dan Inggris berkolaborasi dalam bidang-bidang utama termasuk strategi keamanan siber nasional, pencegahan kejahatan siber, serta pelatihan dan pengembangan kapasitas.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini