Share

Ajakan Hubungan Badan Ditolak, Pria Ini Nekat Habisi Pemandu Lagu di Pantai Kalapacondong

Dharmawan Hadi, iNews · Rabu 22 Juni 2022 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 525 2616252 ajakan-hubungan-badan-ditolak-pria-ini-nekat-habisi-pemandu-lagu-di-pantai-kalapacondong-Lk1hpbJHHp.jpg Polisi menunjukan pelaku pembunuhan/ Foto: Dharmawan Hadi

SUKABUMI - Ditolak ajakan melakukan hubungan intim menjadi awal mula alasan tersangka membunuh 2 wanita di Pantai Kalapacondong, Desa Kalapacondong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan bahwa jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi berhasil mengungkap kasus pembunuh di penginapan sekaligus kafe Sinar Laut. Dua orang yang meninggal dunia tersebut merupakan pemilik cafe dan pemandu lagu.

"Pelaku sudah kami amankan inisial SS (51) pekerjaan nelayan, alamat Kampung Badak Putih, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Motifnya karena kesal tidak mau melayani pelaku berhubungan badan," ujar Dedy dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi, Rabu (22/6/2022).

Kronologisnya, lanjut Dedy, pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2022, pelaku datang ke kafe Sinar Laut, kemudian pelaku ditemani oleh korban yang bernama Adel (18), setelah menyanyi dan minum minuman keras, pelaku mengajak korban untuk bersetubuh dan diberikan sejumlah uang.

"Namun pada saat itu, korban Adel beralasan sedang datang bulan, sehingga tidak mau melayani permintaan pelaku. Pelaku merasa tersinggung karena sudah memberikan uang akan tetapi korban Adel tidak mau melayani bersangkutan," ujar Dedy.

Lebih lanjut Dedy menjelaskan bahwa setelah itu pelaku keluar mengambil pisau yang ada di jok motor lalu mendatangi korban Adel yang ada di kamar. Korban Adel yang melihat pelaku membawa pisau, ketakutan dan keluar kamar namun dicegat pelaku dan langsung menusuk pada bagian punggungnya.

"Pada saat kejadian, korban Aisyah (54) melihat kejadi tersebut dan berteriak meminta tolong, dikarenakan pelaku panik lalu pelaku menyerang korban Aisyah juga. Pada saat pelaku mau menusuk perut Aisyah, pisau yang dibawanya terlepas sehingga tangan pelaku robek," ujar Dedy.

Dedy menambahkan, korban Aisyah lalu ditarik dari kamar ke belakang penginapan, kepalanya ditenggelamkan ke dalam laut sehingga sampai tidak bernafas atau meninggal dunia. Setelah mengetahui korban Aisyah meninggal dan dia melihat korban Adel tidak bernafas, lalu pelaku pulang dengan tangan berdarah.

"Pelaku sempat berobat di salah satu klinik untuk menjahit jarinya yang luka. Untuk pasal yang disangkakan kepada pelaku dikenakan pasal 365 KUHP Ancamannya 15 tahun," ujar Dedy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini