Share

Microsoft: Peretas Rusia Bidik 42 Negara Pendukung Ukraina, Badan Pemerintahan hingga Bisnis

Susi Susanti, Okezone · Kamis 23 Juni 2022 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 18 2616759 microsoft-peretas-rusia-bidik-42-negara-pendukung-ukraina-badan-pemerintahan-hingga-bisnis-BCzAeTnCH1.jpg Ilustrasi peretasan (Foto: Reuters)

RUSIA - Bisnis pengembang perangkat lunak Microsoft mengatakan, spionase strategis oleh peretas dari pemerintah Rusia menyasar badan pemerintahan, lembaga kajian, bisnis, dan kelompok pemberi bantuan di 42 negara yang mendukung Ukraina.

Microsoft mengatakan peretasan itu sukses pada tingkat 29% dan data dicuri dari paling sedikit seperempat dari penyusupan yang sukses pada jaringan.

Dikutip VOA, hampir dua pertiga dari sasaran spionase siber itu melibatkan negara anggota NATO. Amerika Serikat (AS) merupakan sasaran utama.

 Baca juga: Microsoft Ungkap 37 Serangan Siber Rusia di Ukraina Agar Menang di Medan Perang

Polandia yang menjadi penyalur utama untuk bantuan militer yang dialirkan ke Ukraina berada di posisi ke-2. Pada bulan-bulan sebelumnya, Denmark, Norwegia, Finlandia, Swedia, dan Turki menyaksikan peningkatan kegiatan spionase Rusia ini.

Baca juga: Sekjen NATO Sebut Perang Rusia-Ukraina Bisa Berlangsung Bertahun-tahun

Sebelumnya Microsoft melaporkan peretas pemerintah Rusia melakukan beberapa operasi siber terhadap Ukraina yang tampaknya mendukung serangan militer Moskow dan kampanye propaganda online.

Intrusi yang dilaporkan - beberapa di antaranya belum pernah diungkapkan sebelumnya - menunjukkan bahwa peretasan telah memainkan peran yang lebih besar dalam konflik daripada apa yang telah diketahui publik.

Para peneliti menemukan serangan digital, yang menurut Microsoft dimulai satu tahun sebelum invasi Rusia 24 Februari, mungkin telah meletakkan dasar bagi misi militer yang berbeda di wilayah yang dilanda perang.

Microsoft mengatakan, antara 23 Februari dan 8 April, pihaknya mengamati total 37 serangan siber destruktif Rusia di Ukraina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini