Share

Ayah Perkosa Dua Anak Tiri Bergantian, Kepergok Ibu yang Mendadak Pulang ke Rumah

Robert Fernando H Siregar, Okezone · Kamis 23 Juni 2022 22:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 608 2617106 ayah-perkosa-dua-anak-tiri-bergantian-kepergok-ibu-yang-mendadak-pulang-ke-rumah-z2sacBqICf.jpg Pemerkosa anak tiri di Taput. (Foto: Polres Taput)

TAPANULI UTARA - Ayah tiri berinisial SIF (27) diduga memperkosa dua anak tirinya secara bergantian. Pelaku warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara kini telah ditangkap polisi.

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, polisi telah menangkap SIF, ayah tiri yang tega menyetubuhi dua anak tirinya, yakni inisial IPS (10) dan YCS (9).

Walpon Baringbing menjelaskan, penangkapan SIF dilakukan setelah menerima laporan dari ibu korban berinisial MMM pada Rabu 22 Juni 2022. Pelaku ditangkap pada hari yang sama saat laporan dibuat.

"Ibu korban melaporkan peristiwa itu, karena memergoki suaminya hendak mau meyetubuhi anaknya. Ibu korban memergoki suaminya, saat dia masuk ke dalam rumah," ungkap Walpon Baringbing kepada MPI, Kamis (23/6/2022).

 Baca juga: Menstruasi 'Selamatkan' Remaja Perempuan dari Aksi Pemerkosaan

Mengetahui kejadian tersebut, ibu korban bersama KPAID Taput dan Dinas Sosial Pemkab Taput melapor ke Polres Taput.

"Setelah tersangka diringkus, dalam pemeriksaan tersangka mengakui bahwa dirinya sudah menyetubuhi dua putri tirinya secara bergantian. Pertama dilakukannya kepada korban IPS sekitar November 2021 dan berapa Minggu kemudian menyetubuhi korban YCS," ucap Walpon Baringbing.

Perbuatan itu dilakukannya saat ibu kandung kedua korban tidak di rumah. Tersangka membujuk rayu korban serta meyuruh anaknya yang lain bermain di luar rumah.

"Demikian juga kepada korban yang kedua, dilakukan dengan modus yang sama. Hingga terungkapnya perbuatan tersangka, kepada masing-masing korbannya tersangka telah menyetubuhi sebanyak 4 kali, yakni masing-masing korban yaitu pada November 2021, Desember 2021, Mei 2022 dan yang terakhir Juni 2022," kata Walpon Baringbing.

Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan kasus tersebut demi kepentingan proses penyidikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini