Share

Geger, Warga Gunungkidul Temukan Mbah Sukini Tewas di Ladang Dengan Posisi Tercekik

Erfan Erlin, iNews · Minggu 26 Juni 2022 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 510 2618405 geger-warga-gunungkidul-temukan-mbah-sukini-tewas-di-ladang-dengan-posisi-tercekik-HmdYscY5qN.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

GUNUNGKIDUL - Warga Dusun Banaran VII Kalurahan Banaran Kapanewon Playen Gunungkidul geger. Mbah Sukini (72), warga tetangga dusun mereka ditemukan meninggal dunia dalam posisi tercekik kayu, Kamis (23/6/2022) malam.

 BACA JUGA:Masyarakat Diminta Maklumi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Jubir Perindo: Tidak Apple to Apple

Penemuan jasad Mbah Sukini bermula dari laporan keluarga korban warga Banaran VI yang melaporkan kepada tokoh masyarakat dusun tersebut jika Mbah Sukini belum pulang dari ladang meskipun hari sudah malam. Tokoh masyarakat tersebut kemudian mengumpulkan warganya untuk melakukan pencarian.

Selepas sholat isya, warga kemudian berinisiatif mencari Mbah Sukini di ladangnya yang berada di Dusun Banaran VII. Dan benar saja, akhirnya mbah Sukini ditemukan. Namun Mbah Sukini ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Mbah Sukini ditemukan dalam posisi terlentang dengan kepala mendongak dan leher tejepit kayu. Mbah Sukini masih lengkap mengenakan pakaian baju warna kuning dan kain jarik membelit kakinya. Dari kuping Mbah Sukini keluar darah. Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke Mapolsek Playen.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengakui adanya laporan tersebut. Usai mendapatkan laporan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Playen 1. Mereka kemudian bersama-sama berangkat menuju ke lokasi kejadian.

"Kami langsung lakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi serta memeriksa jasad Mbah Sukini," terang Hajar dikutip Minggu (26/6/2022).

 BACA JUGA:70 Persen Hewan Ternak Suspek PMK di Batu Bara Sembuh

Hajar menambahkan, Hasil pemeriksaan dari Tim Medis Puskesmas Playen I dipimpin Dr. Yunita dan Retno menyebutkan jika saat ditemukan tubuh Mbah Sukini sudah dalam keadaan kaku. Di mana telinga kanan belakang berdarah terkena ranting kayu.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Di samping itu korban juga mengalami lebam pada punggung bawah kena ranting kayu, gusi atas keluar darah, di dalam mulut terdapat sisa makanan atau muntah, anus bersih tidak mengeluarkan kotoran dan seluruh tubuh tidak ada tanda tanda penganiayaan dan kekeran

 BACA JUGA:Gagal Pole Position di MotoGP Belanda 2022, Fabio Quartararo Bilang Begini

"Hasil Pemeriksaan tim Medis UPT Puskesmas Playen I dan Unit Reskrim Polsek Playen, Korban diduga jatuh terpeleset sehingga terbentur kayu," ujar dia.

Karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan, korban dipastikan meninggal karena terbentur kayu. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini