Share

Evakuasi Ular Sanca 4 Meter yang Menyerang Warga Berjalan Dramatis

Dharmawan Hadi, iNews · Minggu 26 Juni 2022 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 525 2618552 evakuasi-ular-sanca-4-meter-yang-menyerang-warga-berjalan-dramatis-LkLMtQJilM.JPG Evakuasi sanca di Sukabumi (Foto MPI)

SUKABUMI - Seekor ular sanca dengan panjang 3 meter ditemukan warga di Jalan Dwikora No 21A RT 03/03, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Minggu (26/6/2022) sekira pukul 14.57 WIB sore.

Pemilik rumah, Vicky mengatakan bahwa saat ditemukan, ular sanca tersebut sedang bersarang di dalam tanah, tepatnya di bawah lantai keramik. Penemuan awal ular sanca terjadi ketika tukang bangunan yang sedang bekerja akan memasang keramik di rumahnya.

"Ular tersebut sempat menyerang tukang bangunan, karena takut terjadi yang tidak diinginkan, kami menghubungi pemadam kebakaran yang katanya suka menangkap ular juga. Ularnya besar, kami tidak berani menangkapnya," ujar Vicky.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Sudrajat mengatakan pihaknya yang menerima laporan warga langsung menerjunkan Regu Charlie dan Team Rescue.

"Evakuasi berjalan dramatis, ular sanca tersebut berontak ketika akan ditangkap, masuk ke dalam tanah sehingga kami agak kesusahan untuk mengevakuasinya," ujar Sudrajat kepada MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Lebih lanjut Sudrajat mengatakan bahwa petugas pun harus membongkar sebagian lantai bangunan yang belum dipasang keramik untuk mempermudah proses evakuasi ular sanca tersebut.

"Sempat terjadi tarik-menarik petugas dengan ular sanca tersebut, karena tenaganya besar terpaksa kami membongkar tembokan lantai untuk menarik ularnya keluar dari tanah. Alhamdulillah setelah berjalan 20 menit, proses evakuasi berhasil mengamankan ular sanca tersebut," tambah Sudrajat.

Saat ini, lanjut Sudrajat, ular sanca tersebut dibawa ke Mako Damkar Kota Sukabumi untuk dijinakkan terlebih dahulu agar tidak membahayakan manusia, dan ke depannya nanti setelah itu akan dilepaskan ke alam bebas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini