Share

Truk Terguling di Dalam Kapal Feri Gegara Terguncang Ombak di Selat Bali

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 28 Juni 2022 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 519 2619809 truk-terguling-di-dalam-kapal-feri-gegara-terguncang-ombak-di-selat-bali-fvkLf9Ii9g.jpg Truk terbalik di dalam kapal feri di selat bali (foto: dok ist)

BANYUWANGI - Gelombang tinggi di perairan Selat Bali membuat kapal feri penyeberangan Ketapang - Gilimanuk mengalami guncangan hebat. Detik-detik hantaman ombak yang membuat kendaraan di dalam kapal feri KMP Dharma Rucita terekam oleh kamera ponsel penumpang yang tengah naik di kapal yang sama.

Tampak dari dua video yang beredar, sejumlah kendaraan logistik yang berada di kapal feri tersebut. Di video pertama berdurasi 37 detik ini guncangan ombak membuat sebuah truk ekspedisi miring hingga menimpa kendaraan lain yang ada di sebelahnya.

Pada video kedua berdurasi 22 detik memperlihatkan posisi truk yang sudah miring ke kiri dan menimpa sejumlah kendaraan di sampingnya. Tak hanya satu kendaraan saja, terlihat ada dua truk yang tampak miring imbas guncangan ombak di Selat Bali.

 BACA JUGA:BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 6 Meter di Samudra Hindia Selatan, Jabar, hingga Jateng

Salah satu pemilik kendaraan berinsial D mengatakan, mobil Mitsubishi Colt bernopol P 9016 VC mengalami kerusakan setelah tertimpa truk bermuatan berat. Akibatnya selain kendaraan rusak, muatan sayuran yang sedianya dibawa ke Bali pun ikut rusak.

"Mobil saya muat sayuran mau dibawa ke Bali. Mobil dan dagangan saya tidak selamat, sebagian sayuran hancur," kata dia.

 BACA JUGA:BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Tengah dan Bali

Pihaknya pun mengaku kecewa dengan pelayanan pihak penyebrangan. Karena menurutnya dengan kondisi cuaca buruk pihak penyebrangan justru tidak melakukan persiapan apapun. "Sudah tahu angin kencang, tanpa Safety," ujarnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Pihaknya saat ini tengah mengurus berkas dan meminta pertanggungjawaban dari pihak kapal. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja terjadi keterlambatan aktivitas pelayaran lantaran adanya evakuasi di dalam kapal.

Terpisah, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Anjar Triono mengatakan diprediksi angin kencang akan melanda Banyuwangi hingga besok. Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 4 meter.

"Diperkirakan gelombang tinggi di perairan Selat Bali masih akan berlangsung hingga dua hari kedepan," kata Anjar Triono, Prakirawan BMKG Banyuwangi, pada Selasa (28/6/2022).

Menurutnya, tinggi gelombang disebabkan adanya pola angin dominan yang bergerak dari tenggara ke selatan dengan kecepatan angin maksimum 15 knot.

Selain itu, gelombang tinggi merupakan peristiwa yang umum ketika peralihan musim kemarau. Hal lain yang memicu gelombang tinggi juga kemungkinan berasal dari masih terjadinya fenomena La Nina.

Pihaknya pun mengeluarkan himbauan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar tetap selalu waspada.

"Kami imbau masyarakat lebih waspada dan hati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin datang tiba-tiba terjadi di perairan yang berada di Selat Bali maupun perairan sekitarnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini