Share

Buntut Isu SARA, Wali Kota Surabaya Bekukan Tiga Holywings di Kota Pahlawan

Aan haryono, Koran SI · Selasa 28 Juni 2022 19:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 519 2619951 buntut-isu-sara-wali-kota-surabaya-bekukan-tiga-holywings-di-kota-pahlawan-CAO8mcNWoF.jpg Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/ Foto: MPI

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas terhadap Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Holywings yang diduga menistakan agama. Langkah tegas itu dilakukan Pemkot Surabaya dengan cara menutup sementara sampai kasus tersebut tuntas.

 BACA JUGA:Marshanda Dikabarkan Hilang dan Ditemukan di Tempat Berbahaya, Begini Kata Keluarga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan GP Ansor terkait penutupan outlet Holywings yang diduga menistakan agama. Setelah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan GP Ansor, Satpol PP bertindak menutup dan melakukan pengawasan ketat.

"Sudah kita rapatkan, kita tindaklanjuti dengan penutupan sementara sampai kasusnya tuntas. Kemarin juga disampaikan ke teman - teman GP Ansor, dari pertemuan itu akhirnya kita sepakat dengan Kapolrestabes Surabaya untuk ditutup dulu," kata Eri, Selasa (28/6/2022).

Ia melanjutkan, langkah penutupan RHU tersebut tepat, agar tidak memicu gesekan antar umat beragama di Kota Surabaya. Ketika masalah itu dibiarkan, maka bukan hanya umat muslim dan GP Ansor yang tersakiti, akan tetapi juga seluruh elemen masyarakat serta umat beragama lainnya.

 BACA JUGA:Raih WTP 9 Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

Eri menegaskan, pihaknya tidak mencabut izin RHU tersebut, namun menutup sementara hingga kasus dan suasana kondusif. Bahkan, ia juga meminta jajaran Satpol PP Surabaya untuk melakukan pengawasan di tiga lokasi RHU tersebut, agar tidak timbul kegaduhan di Kota Pahlawan.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Tidak dicabut, tapi dibekukan, nggak boleh buka dulu sampai kasusnya tuntas. Kota ini menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama, kalau ada perkara seperti itu ya ditutup," tegasnya.

 BACA JUGA:Raih WTP 9 Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

Apabila pengelola nekat buka setelah ada kesepakatan untuk tutup sementara, Eri tak segan akan mengambil langkah pencabutan izin. Menurut dia, ketika RHU itu nekat buka, secara tidak langsung dapat mengganggu stabilitas kota dan bisa memecah belah antar umat beragama di Surabaya.

"Kalau dia nekat buka, berarti melanggar perintah forkopimda untuk meredakan suasana dan itu sudah mengganggu stabilitas kota bahkan memecah antar umat. Insyaallah ketika diminta untuk tutup, mereka mematuhi itu. Kalau ketahuan buka selama belum tuntas, dicabut izinnya juga bisa," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini