Share

Tertipu Arisan Online, Rombongan Emak-Emak Datangi Kantor Polisi

Mukhtar Bagus, iNews · Kamis 30 Juni 2022 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 519 2621276 tertipu-arisan-online-rombongan-emak-emak-datangi-kantor-polisi-kUsQ88jX2S.JPG Korban menunjukan wajah pengelola arisan online/ Foto: Mukhtar Bagus

JATIM - Lima orang emak-emak yang merupakan ibu rumah tangga mendatangi kantor Polsek Perak di Kecamatan Perak. Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (30/6/2022) siang. Mereka mengaku menjadi perwakilan dari 50 orang temannya yang menjadi korban arisan online.

Pengelola arisan yang mereka laporkan tersebut adalah Indri, warga Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

 BACA JUGA:Polri Janji Sidang Komisi Kode Etik PK AKBP Brotoseno Transparan

Warga melapor ke kantor polisi karena sudah beberapa bulan ini Indri, pengelola dan penyelenggara arisan, tak bisa ditemui di rumahnya.

Bahkan, berdasarkan keterangan keluarga, tetangga hingga perangkat Desa Kepuhkajang, Indri telah melarikan diri.

Warga cemas, lantaran mereka telah menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp30-an juta.

 BACA JUGA:Tiba di Moskow, Presiden Jokowi Disambut Pejabat Federasi Rusia

"Modusnya itu dia membuat arisan itu gate-nya banyak. Saya itu gate yang Rp5 juta dapetnya, ada yang Rp2 juta. Rp2 juta itu banyak juga, ada yang tanggal 15, macem-macem," kata salah satu korban, Sari, saat diwawancara, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Warga mengaku tergiur mengikuti arisan yang dikelola Indri karena selama 4 tahun berjalan semua prosesnya lancar.

 BACA JUGA:Bertambah 2.248, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih dari 6 Juta!

Baru sejak beberapa bulan lalu Indri menjadi sulit ditemui dan uang yang seharusnya dibayarkan kepada nasabah tak kunjung diserahkan.

Total kerugian warga akibat peristiwa ini ditaksir mencapai lebih dari Rp300 juta.

"Dia selain arisan juga nipu lelang arisan. ternyata setelah ditelusuri itu lelang fiktif. Kerugian saya sekitar Rp20 juta, yang lain ada yang Rp100 juta dan Rp150 juta," ujarnya.

 BACA JUGA:Park Bo Gum dan Kim Yoo Jung Reuni dalam Variety Show Youth MT

Terhadap laporan warga tersebut, Kapolsek Perak AKP Retno Dwi Suharti berjanji akan segera menindaklanjutinya dengan memeriksa para korban dan mencari terlapor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini