Share

Beri Kuliah Umum di UB, Menhan Prabowo Ingatkan Virus Ancaman Bagi Ketahanan Nasional

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 03 Juli 2022 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 519 2622817 beri-kuliah-umum-di-ub-menhan-prabowo-ingatkan-virus-ancaman-bagi-ketahanan-nasional-33G39NlOgy.jpg Menhan Prabowo Subianto memberikan kuliah umum di Universitas Brawijaya/ Foto:Avirista Midaada

MALANG - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengingatkan potensi perang yang bisa menyerang Indonesia. Hal ini kerap dirasakan sejumlah pihak di Indonesia, namun hal itu justru membuat pihaknya mewaspadai dan membangun kekuatan demi mengantisipasi hal tersebut.

"Karena secara saya rasakan sekarang di antara elite Indonesia, tidak ada hanya di kalangan sipil di Indonesia pun merasa bahwa keadaan baik-baik saja. Bahkan yang mengatakan tidak ada kemungkinan perang dalam waktu 25 - 30 tahun," ucap Prabowo saat menyampaikan kuliah tamu di Universitas Brawijaya (UB), pada Minggu (3/7/2022).

Padahal ketika berbicara ketahanan nasional Indonesia, Prabowo menyatakan perlu adanya pengembangan kekuatan nasional yang ideal demi menjamin kelangsungan hidup suatu bangsa.

Bahkan disadari atau tidak menteri berusia 70 tahun ini melihat pendiri bangsa Indonesia telah menetapkan suatu dasar-dasar untuk mengantisipasi adanya peperangan, melalui ilmu pengetahuan.

"Indonesia salah satu negara yang pertama menggunakan istilah ketahanan, istilah untuk sebuah perguruan tinggi. Di negara-negara lain selalu defence studies, defence knowledge, tapi Bung Karno menetapkan lembaga ketahanan nasional Lemhannas dari atas dan bersama Abdul Haris Nasution waktu itu Menteri Pertahanan bersama Jenderal Ahmad Yani dan tokoh sipil militer saat itu," jelasnya.

"Mereka membuat suatu rumusan kondisi ideal, suatu negara untuk mengembangkan kekuatannya, bukan untuk membiarkan kondisi yang berlangsung tanpa pengembangan, dan ini sangat penting karena kita menghadapi," tambahnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Terlebih saat ini dikatakan Prabowo, ancaman virus yang menjadi hal nyata. Apalagi virus itu juga menyerang sapi-sapi melalui penyakit mulut dan kuku (PMK), yang mengancam ketahanan pangan masyarakat.

 BACA JUGA:Dihadapan Dekan dan Akademisi, Menhan Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan Nasional

"Virus yang tidak bisa kita lihat pun, bisa menghentikan seluruh dunia. Virus sekarang mengancam sapi kita, ternak kita, yang sekian puluh tahun tidak ada penyakit itu, tapi sekarang masuk. Sekarang mengancam, bayangkan kalau nanti tidak bisa dihentikan," terangnya.

Maka ketika dirinya dipercaya menjadi menteri pertahanan, pihaknya mulai membangun sistem ketahanan nasional untuk menghadapi ancaman - ancaman biologis dan fisik. Hal ini dikatakan Prabowo demi memperjuangkan Indonesia yang adil dan makmur, sesuai keinginannya.

 BACA JUGA:Tips Bisnis: UMKM Tak Melulu Harus Modal Besar, Yang Penting Jujur

Kuliah umum yang diberikan Menhan Prabowo Subianto sendiri menjadi bagian dari rangkaian Temu dan Rapat Kerja Nasional Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial PTN se-Indonesia (FORDEKIIS).

Acara diikuti oleh 37 dekan dari seluruh Indonesia. Agenda tersebut diselenggarakan mulai Jumat-Senin, 1-4 Juli 2022 dan berpusat di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini