Share

Sepekan Dicari, Bocah yang Dibuang Ibunya ke Sungai Ditemukan Tewas di Tumpukan Sampah

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Senin 04 Juli 2022 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 608 2623544 sepekan-dicari-bocah-yang-dibuang-ibunya-ke-sungai-ditemukan-tewas-di-tumpukan-sampah-UOUzgCjh7U.jpg Proses evakuasi bocah yang dibuang ke sungai/ Foto: Wahyudi Aulia

MEDAN - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan bocah yang dibuang ibunya ke Sungai Denai pada Minggu, 26 Juni 2022.

Humas pada Kantor Badan SAR Medan, Sariman Sitorus, mengatakan korban ditemukan pada 3 Juli 2022 sekitar pukul 8 malam. Jasad korban ditemukan di tumpukan sampah yang ada di pinggir aliran Sungai Denai.

 BACA JUGA:Sandiaga Pastikan Rencana Kenaikan Tiket Taman Nasional Komodo Rp3,75 Juta Masih Dibahas

"Korban pertama kali ditemukan warga yang kemudian dilaporkan ke aparat desa setempat dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Percut Seituan serta Basarnas Medan," kata Sariman, Senin (4/7/2022).

Sariman mengungkapkan, penemuan jasad korban berhasil dilakukan setelah serangkaian upaya pencarian yang dilakukan tim SAR Gabungan. Pencarian telah dilakukan dengan menelusuri sepanjang alur sungai mulia dari lokasi awal kejadian hingga ke muara sungai menuju laut.

 BACA JUGA:Apakah Indonesia Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Keempat? IDI: Utamakan Cakupan Booster Ketiga Dulu

Pencarian juga menggunakan Alat Scan Sonar yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan korban dan pemasangan jaring di hilir sungai.

"Usia ditemukan, jasad korban diserahkan ke pihak Kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," tukasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sebelumnya seorang bocah perempuan berusia 8 tahun dinyatakan hilang di aliran Sungai Denai di Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara pada Minggu, 26 Juni 2022 sekitar pukul 17:30 WIB.

 BACA JUGA:Benarkan Gaji Pimpinan Capai Rp250 Juta, Presiden ACT: Tidak Berlaku Permanen

Sebelum dilaporkan hilang, warga sempat melihat korban berjalan bersama ibunya. Sang ibu yang belakangan diketahui mengalami gangguan jiwa, kemudian melemparkan bocah perempuan itu ke sungai hingga hilang terseret arus sungai.

Warga yang melihat peristiwa itu sempat mencoba memberikan pertolongan dan pencarian terhadap korban. Namun upaya mereka tak membuahkan hasil hingga akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polisi dan Basarnas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini