Share

Dibakar Cemburu, Dua Pemuda Terekam CCTV Serang Pegawai Kantor Provider dengan Sajam

Muhammad Nur Bone, · Senin 04 Juli 2022 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 609 2623054 dibakar-cemburu-dua-pemuda-terekam-cctv-serang-pegawai-kantor-provider-dengan-sajam-GydNf2gBmo.jpg Foto: Tangkapan layar.

MAKASSAR – Dua pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan terekam kamera menyerang seorang pemuda dengan senjata tajam. Rekaman kamera pengawas itu menjadi viral, dan kedua pemuda itu telah dibekuk polisi.

Dalam rekaman insiden yang terjadi pada Jumat (1/7/2022) itu terlihat salah seorang pelaku mencekik korban dari belakang, sementara rekannya berusaha menikam korban. Akibat serangan itu korban mengalami sejumlah luka.

BACA JUGA: Diduga Terlibat Cinta Segitiga, Pria di Makassar Tebas Suami Orang 

Motif penyerangan yang terjadi di kantor provider jaringan kabel optik di Jalan Adiyaksi, Kecamatan Panakukan, Kota Makassar itu disebabkan oleh maslaah asmara. Salah seorang pelaku cemburu dengan korban, dan dilaporkan berusaha mengganggu istri korban.

Rekaman itu memperlihatkan kedua pelaku, yang diidentifikasi sebagai Feril Igo (25) dan Rifai Taqwa (21) dengan brutal menyerang korban Ronni. (26). Feril mencekik korban sementara Rifai menggunakan senjata tajamnya untuk menusuk korban. Korban Ronni melakukan perlawanan sengit, sementara karyawan di kantor itu berusaha melerai.

Setelah puas melukai Ronni, kedua pelaku kemudian melarikan diri.

Tak butuh waktu lama, unit Reskrim Polsek Panakukang memeriksa rekaman kamera pengawas dan meringkus kedua pelaku. Polisi juga menyita senjata tajam yang digunakan kedua pelaku untuk menganiaya korban.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa penyerangan itu dilatarbelakangi oleh perasaan cemburu salah satu pelaku, Feril Igo, karena wanita yang disukainya memiliki menikah dengan korban . Bahkan Feril berusaha mengganggu istri Ronni dengan mengirim pesan serta telepon, namun tidak mendapat respon.

Korban berusaha mengirimkan pesan kepada Feril agarberhenti mengganggu istrinya, namun dia malah diserang di tempat kerjanya.

Ronni telah pulang ke rumah setelah mendapat perawatan medis, sementara kedua pelaku masih dalam pemeriksaan polisi. Kedua pelaku terancam dijerat pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini