Share

Malu Ketahuan Cabuli Anak Tiri, Pria di Deliserdang Tewas Tenggak Racun Rumput

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 07 Juli 2022 02:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 608 2625006 malu-ketahuan-cabuli-anak-tiri-pria-di-deliserdang-tewas-tenggak-racun-rumput-xGu4zWsnw2.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

DELISERDANG - Seorang pria berinisial DN alias Rasman (46), warga Desa Saintis, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, tewas setelah meminum racun rumput. Aksi nekad itu dilakukan pria tersebut di rumahnya pada Rabu (6/7/2022) dini hari.

Aksi bunuh diri itu diduga karena Rasman malu setelah ketahuan mencabuli anak tirinya yang masih berusia 13 tahun.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan, mengatakan aksi pencabulan terungkap setelah Rasman mencoba mencabuli anak tirinya yang sedang berada di dalam kamar pada Selasa, 5 Juli 2022.

Percobaan pencabulan itu pertama kali diketahui oleh anak tiri Rasman yang lain. Saat melihat celana adiknya dibuka, anak tersebut seketika berteriak dan langsung memanggil ibu kandungnya. Keduanya terlibat pertengkaran.

Baca juga:ย ย Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas Menggantung di Kamar Mandi Kontrakan

โ€œIstri korban menanyai anak perempuannya dan anak perempuannya mengakui bahwa korban telah mencabulinya sebanyak 5 kali,โ€ kata Agustiawan.

Setelah ketahuan mencabuli anak tirinya, Rasman pun terlihat gelisah. Dia kemudian mengambil racun rumput yang mereka miliki dan meminumnya.

"Dari keterangan istri korban, diduga korban meminum racun rumput dikarenakan malu dan takut karena telah mencabuli anak tirinya yang berumur sekitar 13 tahun," jelasnya.

Setelah meminum racun rumput tersebut, kata Agustiawan, Rasman sempat di bawa ke Rumah Sakit Joko Saintis untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena tak ada biaya, yang bersangkutan dibawa pulang ke rumah.

"Mengetahui yang bersangkutan dibawa pulang, kita kemudian merujuk yang bersangkutan ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan. Namun dalam perawatan yang bersangkutan meninggal dunia," tukasnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Untuk kasusnya sendiri, kata Agustiawan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Mereka masih memintai keterangan sejumlah saksi dalam kasus itu.

"Untuk kasusnya sementara kita lidik dulu," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini