Share

Dicari Selama Dua Hari, Tim SAR Temukan Jasad Pria Tenggelam di Sungai Keruh

Nanda Aria, Okezone · Senin 11 Juli 2022 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 610 2627185 dicari-selama-dua-hari-tim-sar-temukan-jasad-pria-tenggelam-di-sungai-keruh-ewo0qGgoA2.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

SUMSEL - Tim SAR gabungan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang pria yang tenggelam di perairan Sungai Keruh, Minggu (10/7/2022).

Kepala Pelaksana BPBD Muba Pathi Riduan di Sekayu, Muba, menyebutkan nama korban Nipo Nopian Wini (27), warga Dusun 5, Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Muba.

ย BACA JUGA:Bangkai Kapal Perang PD II yang Tenggelam Muncul ke Permukaan

Korban yang dilaporkan tenggelam sejak Jumat (8/7/2022) itu ditemukan terapung di permukaan sungai dalam keadaan sudah meninggal dunia pada hari Minggu sekitar pukul 05.20 WIB.

"Ya, tim berhasil menemukannya (jasad korban) sekitar 1 kilometer dari titik lokasi yang bersangkutan hanyut tenggelam," katanya dikutip dari Antara.

Pencarian jasad korban tersebut dengan penyisiran sungai menggunakan dua perahu karet dan dua set alat selam hingga lebih kurang selama 2 hari.

ย BACA JUGA:Diduga Ngebut dan Hilang Kendali, Sebuah Motor Tertabrak Minibus di Way Kanan

Pada saat itu, lanjut dia, kondisi cuaca berawan dan arus Sungai Keruh yang cukup deras menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan yang terdiri atas Pusdalops BPBD Muba, Basarnas Unit Lubuk Linggau, TNI/Polri, Tagana, pemerintah kecamatan dan desa, serta warga setempat.

"Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka dan saat ini telah dimakamkan oleh pihak keluarga," kata dia.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim pencarian, korban Nipo jatuh di pinggir Sungai Keruh saat hendak mandi, Jumat, sekitar pukul 10.00 WIB.

ย BACA JUGA:Gempar! Seorang Suami Dihabisi Istri dan Anak Tiri di Empat Lawang

โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹Warga yang mengetahui hal itu langsung berusaha menolong. Namun, korban terseret arus yang deras hingga tenggelam. Setelah itu, warga menghubungi petugas.

Ia mengimbau masyarakat setempat untuk lebih berhati-hati, khususnya para orang tua, lebih mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di sungai yang berarus deras sehingga peristiwa tersebut tidak terulang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini