Share

Cabuli Empat Muridnya hingga Hamil, Guru Ngaji Diringkus Polisi

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Selasa 12 Juli 2022 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 512 2628421 cabuli-empat-muridnya-hingga-hamil-guru-ngaji-diringkus-polisi-qQzT3GKyaT.jpg Guru ngaji yang cabuli muridnya hingga hamil diciduk polisi/ foto: Angga Rosa

MAGELANG - Seorang lelaki berinisial MS (31) warga warga Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang diringkus polisi lantaran diduga mencabuli empat gadis di bawah umur yang menjadi muridnya. Salah korban di antaranya hamil empat bulan, yakni berinisial W.

 BACA JUGA:Pulang dari Tanah Suci, Ini Daftar Barang yang Dilarang Dibawa Jamaah Haji RI

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menjelaskan, penanganan tersangka didasarkan pada laporan korban. Tersangka dilaporkan lantaran diduga telah mencabuli empat orang muridnya.

"Korban diketahui berjumlah empat orang. Saat kejadian keempat korban masih di bawah umur. Dari empat korban tersebut dua anak diajak persetubuh dan dua anak mengalami pencabulan," jelas Kapolres saat konferensi pers kasus tersebut di Mapolres Magelang, Selasa (12/7/2022).

Kasatreskrim Polres Magelang AKP Setyo Hermawan menjelaskan, kronologis kejadian, berawal saat korban melaksanakan piket untuk membersihkan ruangan usai mengaji. Kemudian tersangka mengambil kesempatan tersebut untuk menyetubuhi korban dengan dalih akan memperbaiki sifat yang tidak baik pada korban.

 BACA JUGA:Polda Metro Ungkap 19 Kasus Narkoba Internasional dalam 3 Bulan, 35 Tersangka Diamankan

"Tersangka mengajak korban masuk ke kamarnya dan menyetubuhi korban. Setelah kejadian tersebut tersangka kembali menyetuhubi korban hingga tiga kali," terangnya.

Selain itu tersangka MS juga melakukan persetubuhan terhadap satu murid mengaji lainnya serta melakukan pencabulan terhadap dua murid lainnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka maupun korban peristiwa ini dilakukan dalam kurun antara Desember 2021 hingga Mei 2022.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

“Akibat perbuatan tersangka ini, korban W hamil dengan usia kandungan empat bulan. Korban bersama orang tuanya kemudian melaporkan perbuatan MS ke Polres Magelang,” jelas Setyo.

Saat ini tersangka MS dan barang bukti diamankan untuk kepentingan penyidikan.

"Tersangka MS dijerat dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp300 juta," tandasnya.

 BACA JUGA:Apa Bedanya Rupiah Digital dengan Uang Elektronik?

Sementara itu tersangka MS yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengaku melakukan aksi bejadnya disaat istri dan anaknya pulang ke orang tuanya. Dia memanfaatkan kesempatan tersebut dan berdalih kepada korban untuk memperbaiki kenakalan korban.

“Saya lakukan karena istri sering menolak saat diajak hubungan dan saya tidak kuat menahan nafsu,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini