Share

Muscab Demokrat di Medan Ricuh, Kader Saling Baku Hantam

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 14 Juli 2022 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 608 2629788 muscab-demokrat-di-medan-ricuh-kader-saling-baku-hantam-tfeKeOfLav.jpg Muscab Demokrat ricuh di Medan (foto: dok ist)

MEDAN - Kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) IV Serentak Tahap Ketiga Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang digelar Partai Demokrat di Hotel Le Polonia, Kota Medan, diwarnai kericuhan, Kamis (14/7/2022).

Informasi yang dihimpun, dalam kericuhan itu salah satu kelompok pendukung calon Ketua DPC Partai Demokrat sempat adu mulut hingga baku hantam dengan panitia penyelenggara kegiatan Muscab.

Saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Sekretaris DPD Demokrat Sumut, Yudha Johansyah mengklaim hanya sempat terjadi miskomunikasi antara panitia dengan kader Demokrat. Secara keseluruhan, sambungnya, muscab itu berlangsung kondusif.

"Hari ini DPD Partai Demokrat Sumut melaksanakan musda cabang serentak gelombang ketiga. Ada miskomunikasi antara pihak panitia dengan pihak DPC Medan," kata Yudha.

 BACA JUGA:PDIP Tolak Berkoalisi di Pilpres 2024, Ini Reaksi Partai Demokrat

Menurut Yudha, kericuhan yang terajdi hanya bagian dari dinamika di internal organisasi Partai Demokrat. Kericuhan itu sendiri dipicu adanya persoalan administrasi (kelengkapan berkas) oleh salah satu calon ketua DPC yang belum terpenuhi saat akan masuk ke area Muscab.

"Dinamika organisasi. Ada miskomunikasi antara pihak panitia dengan pihak DPC Medan. Kami tetap menegakkan aturan yang berlaku di Partai Demokrat," ujarnya.

 BACA JUGA:PDIP Ogah Berkoalisi dengan PKS dan Demokrat di 2024, Nasdem Pasang Badan

Yudha menerangkan, keributan terjadi ketika panitia acara dan satgas rajawali mengamankan pelaksanaan musda. Tiba-tiba, sambungnya, Ketua DPC Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu yang menjadi salah satu ketua kandidat datang bersama PAC dan para pendukungnya.

"Saya dapat laporan salah satu kandidat datang berserta PAC dan para pendukungnya. Sempat terjadi perbedaan pendapat atau miskomunikasi dengan panitia. Tapi tadi berhasil kita damaikan. Jadi, tadi sudah saya jelaskan dengan Burhanuddin Sitepu dan beliau menerima," tutur Yudha.

Yudha menambahkan, saat ini kegiatan tersebut masih tahap proses registrasi. Pihaknya menunggu para kandidat ketua untuk melengkapi syarat yang dibutuhkan.

"Jadi tadi masih proses registrasi ada beberapa syarat yang belum dilengkapi. Tadi masih dikomunikasikan. Ini kita masih menunggu registrasi untuk dibuka kembali. Artinya semua yang memenuhi syarat akan kita terima. Panitia saya arahkan untuk mengikuti AD/ART yang berlaku," paparnya.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi, tambah Yudha adalah 20 persen dukungan dari total PAC. Ketentuan tersebut telah ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat.

"Kita hari ini melaksanakan verifikasi. Syarat untuk maju adalah dukungan 20 persen dari total PAC. Misalnya 25 PAC jadi syarat untuk maju minimal 5 PAC. Kemudian akan dilanjutkan persidangan besok, " bebernya.

"Setelah itu ada fit proper test yang dilakukan Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), ketua DPD dan sekretaris DPD. Lalu diputuskan siapa yang akan menjadi ketua terpilih," tukasnya.

Kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) IV Serentak Tahap Ketiga Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Polonia, Kota Medan ini diikuti pengurus dari lima wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara. Yakni Kota Medan, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, Kota Sibolga, dan Kabupaten Pakpak Bharat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini