Share

Prabowo Berharap Kongres Fatayat NU Menghasilkan Terobosan Positif

Dede Febriansyah, MNC Portal · Jum'at 15 Juli 2022 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 610 2630442 prabowo-berharap-kongres-fatayat-nu-menghasilkan-terobosan-positif-WjMBeFEa7o.jpg Prabowo Subianto, Foto: Kemenhan/Okezone

PALEMBANG - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menghadiri dan membuka secara resmi Kongres XVI Fatayat Nadatul Ulama (NU) XVI di Main Dinning Hall Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, berharap hasil kongres nantinya memiliki terobosan yang membawa kemajuan bagi organisasi.

 BACA JUGA:Pamer Foto Masa Muda Bareng Gus Dur, Prabowo: Prajurit Dekat dengan Ulama

Prabowo mengatakan, Fatayat NU merupakan organisasi yang luar biasa. Apalagi peran serta perempuan sangat penting dalam segala hal, khususnya dalam perkembangan di Indonesia.

"Ini organisasi wanita yang besar. Kita harapkan dengan digelarnya kongres ini, dapat menghasilkan program hingga Ketum yang mampu mengembangkan organisasi lebih maju ke depannya," ujar Prabowo, Jumat (15/7/2022).

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bahwa suatu kehormatan untuk Sumsel yang dipercaya menjadi lokasi Kongres XVI Fatayat NU se-Indonesia.

 BACA JUGA:Menhan Prabowo Apresiasi Langkah Penyiapan Cadangan Logistik Pangan Kodam II/Sriwijaya

"Wilayah kita ini dikenal dengan daerah yang sangat kondusif di mana even-even besar digelar. Termasuk ini, daerah kita akan diramaikan oleh perempuan muda muslim dari Fatayat NU," jelasnya.

Di tempat sama, Ketua Umum PP Fatayat NU, Anggia Erma Rini menjelaskan, kongres tersebut digelar untuk memilih pimpinan pusat yang tertunda selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Proses regenerasi kepemimpinan di tingkat pusat dilakukan melalui Kongres yang diamanatkan oleh Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) Fatayat NU. Kongres seharusnya berlangsung lima tahun sekali, tapi harus mundur karena situasi pandemi Covid-19," ucapnya.

Fatayat NU memiliki sekitar 10 juta anggota yang tersebar di 34 pimpinan wilayah tingkat provinsi, 480 pimpinan cabang tingkat kabupaten/kota, Pimpinan Anak Cabang pada tingkat kecamatan, dan pimpinan ranting pada tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia.

 BACA JUGA:Lilit Seekor Ayam, Ular Sanca Dua Meter Gegerkan Warga Cijantung

Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran mendasar dan sentral dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sebab, kecenderungan perempuan bisa mengakomodir dan bertindak sebagai pengelola pangan di lingkungan masing-masing.

"Ini berpengaruh besar terhadap ketahanan pangan nasional dan isu stunting yang juga sedang melanda masyarakat tertentu," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini