Share

Makanan Berisi Paket Sabu Diselundupkan ke Lapas Takalar

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 17 Juli 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 609 2630938 makanan-berisi-paket-sabu-diselundupkan-ke-lapas-takalar-kDXPQVpHjn.jpg Foto: Ditjenpas Kemenkumham

JAKARTA - Pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Takalar, Sulawesi Selatan, ditangkap karea membawa makanan berisi paket sabu. Dua plastik klip bening berisi serbuk putih diduga sabu disembunyikan dalam makanan yang rencananya akan diberikan ke salah satu narapidana di Lapas Takalar.

 (Baca juga: Panik Bawa Sabu, Pemotor Ini Nekat Tabrak Satpam yang Dikiranya Polisi)

Paket sabu dalam makanan tersebut gagal masuk ke Lapas Takalar. Petugas Lapas Takalar telah lebih dulu mengendus upaya penyelundupan barang haram dalam titipan makanan tersebut. Paket sabu diduga untuk narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tersebut diamankan oleh petugas pemeriksa Lapas Takalar.

Awalnya, petugas Lapas Takalar menaruh kecurigaan terhadap seorang pengunjung yang hendak menitipkan barang dan makanan, namun sudah di luar jam pelayanan titipan. Meski demikian, pengunjung bersikeras untuk bisa menyampaikan bawaannya itu kepada salah satu WBP.

"Karena mencurigakan, kami akhirnya membiarkan orang tersebut untuk menitipkan dan tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur. Saat dibuka, ditemukan bungkusan hitam yang mencurigakan," ungkap Kepala Lapas (Kalapas) Takalar, Rasbil, Minggu (17/7/2022).

Dalam titipan makanan berupa nasi, lauk ikan, dan sayur tersebut, petugas menemukan dua plastik klip narkoba diduga sabu. Kemudian, petugas memanggil WBP yang akan menjadi tujuan pengiriman makanan berisi paket sabu tersebut.

Pihak Lapas selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan dan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Takalar, serta mengamankan WBP bersangkutan.

"Kami berkomitmen perang terhadap narkoba dan tidak segan-segan akan menindal dengan tegas sesuai aturan terhadap siapapun yang terlibat, baik WBP maupun petugas," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini