Share

Wacana Depok, Bekasi, dan Bogor Gabung Jakarta, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 19 Juli 2022 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 525 2632506 wacana-depok-bekasi-dan-bogor-gabung-jakarta-ini-tanggapan-ridwan-kamil-FCUDNjX6QZ.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Dok MNC Portal)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi wacana penggabungan daerah penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang menjadi Jakarta Raya.

Wacana tersebut awalnya dilontarkan Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Dia menilai, penggabungan Kota Depok ke Jakarta akan memberikan keuntungan, baik dalam bidang ekonomi hingga penanganan banjir dan sampah yang menjadi pekerjaan rumah Kota Depok.

Tak hanya Depok, Idris mengusulkan beberapa daerah penyangga Jakarta lainnya seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor untuk bergabung dengan Jakarta Raya.

Menanggapi wacana tersebut, Ridwan Kamil menyatakan, sah-sah saja masyarakat menyampaikan usulan di ruang publik, termasuk seorang kepala daerah.

"Yang namanya celetukan mah boleh-boleh saja," ujar Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (19/7/2022).

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, semua daerah di Jabar memiliki kesempatan politik dan sejarah masing-masing, seperti halnya Banten yang dulu bagian dari Jabar.

Bahkan, kata Kang Emil, Jakarta pun awalnya bagian dari Jabar yang akhirnya berpisah tahun 50-an. Menurutnya, wacana tersebut dapat dimaklumi, namun prosesnya bakal sangat panjang dan jauh.

"Yang penting mah, jangan dikit-dikit mencari solusi yang terlalu jauh," ucapnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Oleh karenanya, Kang Emil meminta seluruh bupati dan wali kota di Jabar untuk menyelesaikan permasalahan di wilayah masing-masing secara maksimal, agar rakyat bisa merasakan bahwa solusi atas permasalahan tersebut berada di tangan pemimpin daerahnya masing-masing.

"Jadi, tidak mengandalkan daerah lain," tuturnya..

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini