Share

Izin Tinggal Habis sejak 2020, Pengusaha Belanda Dideportasi Imigrasi Bali

Mohamad Chusna, Sindonews · Kamis 21 Juli 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 244 2633558 izin-tinggal-habis-sejak-2022-pengusaha-belanda-dideportasi-imigrasi-bali-HA10XcoRiT.jpg Imigrasi Bali deportasi bule Belanda yang izin tinggalnya sudah habis sejak 23 Oktober 2020. (Dok Imigrasi)

DENPASAR - Petugas imigrasi Bali mendeportasi warga negara Belanda berinisial VM (68). Dia merupakan pengusaha bungalow dan restoran di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Izin tinggalnya sudah habis 461 hari," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu, Kamis (21/9/2022).

VM diterbangkan dengan maskapai KLM Royal Dutch Airlines KL836 dari Bandara Ngurah Rai menuju Amsterdam, pada Rabu (20/7/2022) pukul 21.00 Wita.

VM telah tinggal di Lombok selama 8 tahun 3 bulan, tepatnya sejak 22 April 2014. Bule perempuan ini melakukan investasi membuka restoran. Dia juga memiliki sebuah bungalow di Lombok Tengah.

Dari hasil pemeriksaan, kartu izin tinggal terbatas (Kitas) investor VM berlaku sampai 23 Oktober 2020. Sejak itu, dia tidak pernah melakukan perpanjangan izin tnggal keimigrasian hingga ditangkap.

VM mengaku tidak melakukan perpanjangan izin tinggal karena telah mengajukan permohonan kartu izin tinggal tetap (Kitap) pada 2018. Namun hingga kini tidak kunjung selesai.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Selain itu, diketahui paspor VM telah hilang dan tidak melapor ke kedutaan besar negaranya.

"Walaupun dia berdalih karena kealpaannya, Imigrasi tetap dapat melakukan deportasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Anggiat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini