Share

Viral Video Diduga Kades di Cianjur Pukuli Warga

Mochamad Andi Ichsyan, iNews · Sabtu 23 Juli 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 23 525 2635015 viral-video-diduga-kades-di-cianjur-pukuli-warga-rAHyAFARY3.jpg Viral diduga kades aniaya warga (Foto: Tangkapan layar/M Andi Ichsyan)

CIANJUR - Diduga akibat kesalahpahaman, seorang oknum kepala desa di Cianjur, Jawa Barat menyerang dan menganiaya warga hingga mengalami luka lebam di bagian wajah. Kini, kasus penganiayaan ini sudah dilaporkan pihak kepolisian dan masih dalam penyelidikan.

Dalam video amatir yang direkam warga sekitar, aksi penyerangan dilakukan seorang yang diduga oknum kepala desa di Kampung Kadudampit, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis 21 Juli 2022 sore.

BACA JUGA:Mengenal Sosok Polwan Cantik AKP Rita yang Viral Usai Penembakan Brigadir J 

Kejadian salah paham ini berawal dari seorang adik kepala desa yang terlibat cekcok dengan seorang pengendara lain setelah terlibat bersenggolan dengan kendaraan lainnya yang tidak jauh dari bengkel.

Pemilik bengkel yang melihat keributan itu mencoba untuk melerainya hingga keributan pun berhasil dilerai warga sekitar.

BACA JUGA:Viral Polisi Terima Pungli di Dekat Gerbang Tol, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan 

Namun, tak disangka setelah kejadian keributan berhasil dilerai oleh warga sekitar, tak lama datang sekelompok orang sekitar delapan orang menggunakan mobil. Salah satunya ada seorang kepala desa yang menanyakan orang yang memukul adiknya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Saat itu, korban langsung dipukul sebanyak empat kali di bagian wajah hingga mengalami luka memar. Atas kejadian ini, pemilik bengkel langsung melaporkan kejadian penganiayaan dirinya kepada pihak Polres Cianjur.

Tidak hanya itu, kendaraan pelanggan bengkel pun sempat menjadi sasaran oleh sekelompok orang tersebut akibat dijatuhkan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi, pihaknya sudah menerima laporan adanya penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang. Kini, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas laporan penganiayaan tersebut.

Sementara bengkel tersebut kini tutup sementara waktu setelah kejadian tersebut lantaran pemilik bangkel masih proses pemulihan akibat cedera setelah mendapatkan pukulan dari pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini