Share

Rem Blong Diduga Penyebab Mobil Travel Masuk Jurang di Tanjakan Dini Geopark

Dharmawan Hadi, iNews · Senin 25 Juli 2022 04:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 525 2635566 rem-blong-diduga-penyebab-mobil-travel-masuk-jurang-di-tanjakan-dini-geopark-spFdF7DiZm.JPG Kendaraan masuk jurang di Tanjakan Dini (Foto MPI)

SUKABUMI - Unit Laka Satlantas Polres Sukabumi menuturkan kronologi kejadian kecelakaan tunggal kendaraan travel jenis Isuzu Elf yang terguling di Tanjakan Dini, Jalan Raya Geopark Ciletuh, Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (24/7/2022) sekira pukul 16.00 WIN.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar mengatakan bahwa kendaraan Isuzu Elf bernopol B 7762 TAA dikendarai oleh Sukarman (54) dengan membawa sekitar kurang lebih 14 orang penumpang. Kendaraan melaju dari arah Geopark Ciletuh menuju Palabuhanratu.

"Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan yang melintasi jalan turunan curam lalu menikung ke kanan, menurut pengemudi saat itu pengereman tidak berfungsi dengan baik atau blong," ujar Fajar kepada MNC Portal Indonesia, Senin (25/7/2022) dini hari.

Akibatnya, lanjut Fajar, kendaraan Isuzu Elf menabrak pembatas jalan lalu terguling ke bahu jalan sebelah kiri dengan posisi akhir ban sebelah kanan berada di atas. Sebanyak 1 penumpang meninggal dunia dan 12 penumpang mengalami luka-luka.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Sedangkan untuk pengemudi kendaraan Isuzu Elf dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi di lapangan, setelah itu melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka," tambah Fajar.

Sementara itu, Humas RSUD Palabuhanratu, Billy memgatakan pihaknya menerima pasien kecelakaan lalu lintas tersebut pada pukul 16.30 WIB, dengan jumlah 12 orang dirawat di IGD yang rata-rata mengalami luka sobek dan cedera kepala ringan, sedangkan 1 pasien meninggal dunia akibat cidera berat di kepala.

“Korban meninggal dunia atas nama Rosha berusia 56 tahun asal Tangerang. Sisanya masih dirawat,” ujar Billy, Minggu (25/7/2022) malam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini