Share

Pelajar SMK Dibacok Pakai Celurit, Punggungnya Bolong

Dharmawan Hadi, iNews · Rabu 27 Juli 2022 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 525 2637489 pelajar-smk-dibacok-pakai-celurit-punggungnya-bolong-X5d1WFuanh.jpg Polisi sita celurit yang digunakan membacok siswa SMK di Sukabumi (Foto : MPI)

SUKABUMI - Seorang pelajar SMK di wilayah Cisaat dibacok pelajar SMK lain di wilayah Cibadak yang terjadi di Jalan Raya Warungkawung, tepatnya di depan SMPN 1 Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (27/7/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Nagrak Polres Sukabumi, Iptu Teguh Putra Hidayat mengatakan bahwa korban berinisial AA (19) bolong pada punggungnya setelah dianiaya dengan dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit oleh terduga pelaku MF (18).

"Kronologi singkat kejadian berawal dari pelaku bersama 3 orang temannya satu sekolahan, pulang berjalan kaki dari sekolah menuju ke rumah temannya yang ada di sekitar SMPN 1 Nagrak," ujar Teguh kepada MNC Portal Indonesia.

Setelah itu, lanjut Teguh, tiba-tiba dari arah berlawanan ada korban yang membawa sepeda motor dengan membonceng 2 temannya. Melihat korban datang, saat itu secara spontan pelaku mengeluarkan celurit dari dalam tas yang dibawanya.

"Setelah melihat pelaku membawa celurit, korban dan temannya langsung berlari kabur menuju jalan gang," ujarnya.

"Namun pelaku bersama 3 orang temannya mengejarnya hingga akhirnya pelaku berhasil membacok bagian punggung atas sebelah kiri korban menggunakan celurit yang dibawanya tersebut," tambah Teguh.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Lebih lanjut Teguh menjelaskan bahwa setelah membacok, pelaku sempat membuang celuritnya namun karena warga sekitar melihat kejadian itu, pelaku langsung diamankan warga, sementara untuk 3 orang teman pelaku berhasil kabur, selanjutnya korban dan pelaku langsung diamankan di Polsek Nagrak.

"Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya yaitu sebilah celurit bergagang pipa besi berwarna krem dan tas gendong berwarna biru bertuliskan awesome. Saat ini kasusnya masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Nagrak," ujar Teguh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini