Share

Tersangka Pembunuhan Disertai Mutilasi di Semarang Simpan Mayat Korban di Kamar Mandi

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Kamis 28 Juli 2022 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 512 2638098 tersangka-pembunuhan-disertai-mutilasi-di-semarang-simpan-mayat-korban-di-kamar-mandi-Df1U9NjGzU.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

SEMARANG - Polres Semarang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di salah satu rumah kos Jalan Soekarno - Hatta, Randugunting, Bergas di lima lokasi, Kamis (28/7/2022).

Pada rekonstruksi tersebut, tersangka IS (32) memperagakan sejumlah adegan di antaranya mulai dari membunuh dengan cara mencekik leher korban, menyimpan mayat di kamar mandi yang berada di dalam rumah kos hingga kembali lagi ke Kabupaten Tegal.

 BACA JUGA:Direkonstruksi Polisi, Tersangka Mutilasi Ternyata Pernah Bohongi Ibu Kost

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa korban telah memberikan keterangan palsu kepada pemilik rumah kos terkait hubungannya dengan korban berinisial KN (24) warga Balapulang, Kabupaten Tegal. Tersangka mengaku telah menikah siri agar bisa menginap di rumah kos korban.

"Jadi tersangka telah memberikan keterangan palsu kepada pemilik kos. Tersangka mengaku telah menikah siri dengan korban," kata Kapolres.

Menurut Kapolres, dalam rekonstruksi juga terungkap bahwa tersangka membunuh korban, melakukan mutilasi dan menyimpan mayat korban di kamar mandi yang berada di kamar rumah kos dalam keadaan sadar.

 BACA JUGA:Presiden Jokowi Kunjungi Taman Makam Nasional di Seoul

Termasuk membuang potongan bagian tubuh korban di empat lokasi berbeda juga dalam keadaan sadar. "Tersangka berjalan kaki TKP rumah kos ke lokasi pembuangan potongan bagian tubuh korban di Kalongan, Ungaran Timur," terang Kapolres.

Kapolres mengatakan, rekonstruksi atau reka ulang kasus ini guna melengkapi berkas perkara. Rekonstruksi juga akan membuat gamblang dan ternyata ada fakta baru dalam perkara ini.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Agil Widyas Sampurna mengatakan, pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi pada 17 Juli 2022 dini hari. Korban KN (24) dimutilasi menjadi 11 bagian selanjutnya dibungkus dalam 7 kantong plastik.

"Potongan bagian tubuh korban lalu dibuang di empat lokasi berbeda. Diantaranya lahan kosong samping pabrik Starwig; aliran sungai dekat tempat wisata Cimory; sungai Wonoboyo, Tegalpanas, Bergas dan Sungai Kretek Kalongan, Ungaran Timur," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini