Share

Kasus Mayat Terlilit Lakban, Polisi Cari Mobil Milik Korban

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 28 Juli 2022 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 525 2637785 kasus-mayat-terlilit-lakban-polisi-cari-mobil-milik-korban-gv8MrsnNVe.jpg Mayat terlilit lakban (Foto : MPI)

BANDUNG - Polisi terus mendalami kasus penemuan mayat terlilit lakban di Kali Panaran Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Setelah berhasil mengungkap identitas mayat yang diketahui bernama Widodo (53) dan berprofesi sebagai sopir taksi online, polisi kini tengah menyelidiki keberadaan mobil korban yang raib.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, meski dugaan sementara mengarah kepada pembunuhan, namun pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa Widodo juga korban perampokan.

"Sejauh ini dugaan kita hanya pembunuhan, kalau (perampokan) itu belum," ungkap Ibrahim, Kamis (28/7/2022).

Menurut Ibrahim, dugaan perampokan belum dapat disimpulkan karena berdasarkan penyelidikan sementara, barang-barang korban tidak ada yang hilang.

"Belum ada dugaan (perampokan) itu karena barang-barang korban tidak ada yang dilaporkan hilang," ucapnya.

Meski begitu, Ibrahim mengakui bahwa mobil yang digunakan korban untuk menjalani profesinya sebagai sopir taksi belum diketahui keberadaannya.

"Mobil belum diketahui. Ini masih dalam penyelidikan," katanya.

Ibrahim menambahkan, berdasarkan fakta penyelidikan terbaru, sehari sebelum mayatnya ditemukan atau 24 Juli 2022, Widodo diketahui berada di sekitaran wilayah Pasir Gombong, Cikarang Utara. Ponsel yang digunakan korban saat itu pun masih aktif sampai malam harinya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mendapatkan titik terang terkait penemuan mayat dengan kondisi terlilit lakban di aliran Kali Panaran, Kabupaten Indramayu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, titik terang didapat setelah pihaknya melakukan analisa sidik jari hingga menemukan identitas mayat lelaki tersebut. Diketahui, lelaki tersebut tercatat sebagai warga Cikarang, Bekasi.

"Hasil analisa dari sidik jari didapatkan identitas Mr X tersebut," ungkap Ibrahim.

Menurut Ibrahim, lelaki tersebut bernama Widodo dengan usia 53 tahun dan berdomisili di Perum Central Park, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini