Share

Terjangan Angin Puting Beliung Rusak 207 Rumah Warga Serdang Bedagai

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 28 Juli 2022 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 608 2637617 207-rumah-di-sergai-rusak-diamuk-puting-beliung-satu-orang-tewas-7QgtKbOnjC.jpg Dampak puting beliung di Sergai. (Foto: Andi Yusri)

JAKARTA - Angin puting beliung mengamuk di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, pada Rabu (27/7/2022) pukul 17.30 WIB kemarin. Akibatnya, sebanyak 207 rumah rusak serta satu orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon yang disebabkan hujan berintensitas tinggi hingga terjadi angin puting beliung.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hasil itu didapatkan BNPB melalui tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai yang kemudian dihimpun oleh Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops).

"Sebanyak 207 rumah di tiga desa mengalami kerusakan. Adapun rinciannya sebanyak 141 rumah di Desa Suka Damai, kemudian 62 rumah di Desa Bakaran dan 4 rumah di Desa Sei Belutu," ujar Muhari dalam keterangannya, Kamis (28/7/2022).

 Baca juga: Puting Beliung Mengamuk, 1 Warga Serdang Bedagai Tewas Tertimpa Pohon

Muhari menuturkan, dari laporan visual yang diperoleh. Tercatat, kerusakan rumah rata-rata berada di bagian atap karena diterjang angin puting beliung. Bahkan, kata Muhari, terdapat beberapa rumah yang atapnya terbawa angin dan jatuh ke tanah.

"Sebagai upaya penanganan darurat bencana, tim BPBD Serdang Bedagai telah turun ke lokasi terdampak guna asesmen, memantau keadaan pascabencana dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat serta instansi terkait," paparnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Adapun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca yang menyatakan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Serdang Bedagai hingga Jumat (29/7/2022) pada sore hingga malam hari.

"Maka BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini