Share

MUI Jawa Timur Haramkan Paylater, Ini Penjelasannya

Lukman Hakim, Koran SI · Jum'at 29 Juli 2022 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 519 2638531 mui-jawa-timur-haramkan-paylater-ini-penjelasannya-42upPwZ5BM.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

SURABAYA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) memutuskan pembayaran dengan menggunakan metode paylater (bayar kemudian) haram. Paylater diputuskan haram karena mirip dengan mengutang di perusahaan pembiayaan atau leasing.

Di paylater, langsung mencantumkan bunga sekitar 2 persen, kemudian denda sekitar 1 persen kalau ada keterlambatan pembayaran. Hal seperti itu secara fiqih tidak dibenarkan. Keputusan paylater haram tersebut berdasarkan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Jatim yang digelar Rabu (27/7/2022).

 BACA JUGA:Filipina Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet

"Tetapi, ada pengecualian kepada paylater yang tempo pembayarannya kurang dari satu bulan dan tidak mengenakan bunga," kata Ketua Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, yang tidak diperbolehkan adalah pinjam uang dengan nominal pembayaran yang lebih. Namun, untuk kredit diperbolehkan karena memang sudah dijelaskan di awal itu boleh. "Paylater kan berbeda dengan sistem kredit,” katanya.

 BACA JUGA:2 Jaringan Pengurus PMI Ilegal Ditangkap di Kepri

Khozin juga menjelaskan, paylater mengandung unsur ziyadah atau tambahan yang disyaratkan di muka oleh pihak penerbit paylater kepada konsumen.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Namun, berbeda dengan kredit yang harus memenuhi kesepakatan terlebih dahulu antara penjual dan pembeli untuk nominalnya. Kemudian baru dilakukan akad.

 BACA JUGA:Prajurit TNI AD Ditembak Brimob di Polsek, Jenderal Kopassus Turun Tangan

“Paylater tergolong sesuatu yang tidak diperbolehkan. Apalagi, di paylater itu akan ada debt collector, kemudian akan ada yang mengumumkan. Ini akan sama dengan pinjaman online (pinjol)," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini