Share

ABG Tusuk Pemuda hingga Tewas saat Nonton Organ Tunggal, Motifnya Dendam Lama

Enrico Ngantung, iNews · Minggu 31 Juli 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 340 2639570 abg-tusuk-pemuda-hingga-tewas-saat-nonton-organ-tunggal-motifnya-dendam-lama-CnJCVQyKO3.jpg Foto: dok polri

LAMPUNG BARAT - Anggota Satreskrim Polres Lampung Barat bersama Unit Reskrim Polsek Balik Bukit berhasil mengungkap kasus penusukan yang mengakibatkan seorang remaja asal Kabupaten OKU Selatan meninggal dunia di lokasi hiburan Organ Tunggal.

 (Baca juga: Tusuk Orang Saat Menonton Orgen, Pelaku Diamankan Polisi)

Polisi mengamankan AW (15) di rumahnya di Pemangku Kedamain ilir, Pekon Buay nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

"Pelaku berhasil kita amankan di rumahnya. Berkat komunikasi humanis terhadap keluarga, pelaku pun mengakui telah melakukan penusukan terhadap korban yang menyebabkan meninggal dunia," kata Kapolsek Balik Bukit, Iptu Arnis Daely, Minggu (31/7/2022).

Dari rumah pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah pisau yang digunakan untuk menusuk korban.

"Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah kita bawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut," tutur Arnis

Sebelum tersangka berhasil ditangkap, seorang pelajar SMA asal Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dikabarkan tewas ditusuk pisau. Korban berinisial RP (16) saat itu sedang menyaksikan organ tunggal di Pekon Buay Nyerupa, Lampung Barat, Sabtu (30/7/22) pukul 01.00 dini hari.

Korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tak bisa diselamatkan akibat luka tusuk sedalam 10 centimeter di pinggul sebelah kiri.

Dia mengatakan, penusukan korban diduga terkait dendam lama. Dari keterangan rekannya, korban malam itu sempat cekcok dengan pelaku di samping panggung organ namun keduanya berhasil dilerai oleh masyarakat setempat.

"Kemudian keduanya bertemu kembali di belakang panggung, di lokasi itu kemudian terjadi perkelahian serta penikaman oleh tersangka terhadap korban," tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 76 c jo pasal 80 ayat (3) undang-undang RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah penganti undang-undang RI No.1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas undang-undang RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini