Share

Aktivitas Gunung Raung Meningkat, Masyarakat Diminta Waspadai Potensi Lava Pijar hingga Abu Vulkanik

Avirista Midaada, Okezone · Senin 01 Agustus 2022 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 519 2639925 aktivitas-gunung-raung-meningkat-masyarakat-diminta-waspadai-potensi-lava-pijar-hingga-abu-vulkanik-Z4Tf7FiiIF.jpg Gunung Raung (Pos PGA Gunung Raung)

BANYUWANGI - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memetakan potensi bahaya kebencanaan yang muncul di Gunung Raung. Apalagi dalam beberapa hari terakhir pasca peningkatan status gunung menjadi waspada, aktivitas vulkanik gunung setinggi 3.332 mdpl itu kian meningkat.

Koordinator Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Oktory Prambada, meminta masyarakat tidak panik dan mengenali karakteristik aktivitas vulkanik di Gunung Raung.

"Tidak usah terlalu panik, efek paling ini sekarang ketika erupsi ada abu, tapi juga enggak signifikan seperti kemarin juga, abu yang terendah tipis sekali," kata Oktory Prambada saat dikonfirmasi wartawan pada Senin pagi (1/8/2022).

Ia menambahkan, bahaya potensi erupsi yang ditimbulkan gunung ini berupa luncuran material lava pijar dan abu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Raung. Mengingat saat ini aktivitas kegempaan tremor terus terjadi dengan intensitas yang sering.

"Kondisi saat ini Gunung Raung lagi tremor, demam kalau orang itu, bukan pada kondisi ideal yang normal untuk Gunung Raung. Melihat kondisi terkini potensi bahaya yang bisa muncul itu berupa lontaran material pijar dalam kawah, kemudian erupsi tiba-tiba berskala kecil, abu vulkanik hasil erupsi, itu tadi tergantung kekuatan arah angin jika terjadi erupsi," ujarnya.

Kendati terjadi peningkatan aktivitas, PVMBG masih menetapkan radius aman dari puncak kawah Gunung Raung mencapai 3 kilometer. Radius itu dirasa cukup aman dan menjadi bagian dari jarak aman jika sewaktu-waktu ada aktivitas vulkanik yang muncul.

"Rekomendasi tetap sama, tidak melakukan aktivitas apapun di radius 3 kilometer, kecuali staf PVMBG dalam upaya mitigasi. Radius harus dipatuhi, tidak ada pemukiman, tidak ada hutan jadi jika rekomendasi ini dipatuhi tidak akan ada dampak dari fase krisis Gunung Raung," katanya.

Sebagaimana diketahui, Gunung Raung dinyatakan erupsi dengan mengeluarkan material abu vulkanik. Pos PGA Gunung Raung mencatat erupsi terjadi pada pukul 17.19 WIB hingga 17.28 WIB, pada Rabu sore (27/7/2022).

Material abu vulkanik meluncur ke arah barat dan barat laut menuju 3 kabupaten, yaitu Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, yang berakibat hujan abu. Akibat adanya aktivitas vulkanik ini status Gunung Raung pun naik ke waspada atau level II pada Jumat pagi (29/7/2022).

Peningkatan status secara resmi dikeluarkan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui surat nomor 380.Lap/GL.05/BGL/2022, tertanggal 29 Juli 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini