Share

Bongkar Sindikat Prostitusi Online Anak, Polisi Tangkap 4 Muncikari

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 01 Agustus 2022 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 610 2639952 bongkar-sindikat-prostitusi-online-anak-polisi-tangkap-4-muncikari-IFYdylo5de.jpg Polres Lubuklinggau rilis pengungkapan kasus prostitusi online melibatkan anak. (MNC Portal/Era Neizma)

LUBUKLINGGAU - Polisi membongkar praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di Kota Lubuklinggau, Sumsel. Dalam kasus ini, polisi menangkap 4 orang yang berperan sebagai muncikari, Senin (1/8/2022).

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, mengatakan kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat terkait prostitusi anak.

"Hasilnya petugas berhasil menangkap empat orang yang bertindak sebagai muncikari. Tiga laki-laki dan satu perempuan," kata Kapolres.

Keempat tersangka adalah SH (21), SA (22), BS (24), serta seorang perempuan berinisial MER (17). Adapun korbannya ada 7 orang yang merupakan gadis dengan usia 14-17 tahun.

"Pelaku MER berperan mencari korban untuk dijadikan PSK. Sementara tiga orang lainnya bertugas mencari pelanggan dan mengantarkan korban," ujarnya.

Dalam kasus prostitusi ini, para muncikari tersebut memasang tarif Rp 300-400 ribu untuk sekali kencan. Lokasinya akan ditentukan di sejumlah hotel yang ada di Lubuklinggau.

"Dari tarif itu, para muncikari akan mengambil keuntungan dengan memotong uang yang didapat sebesar Rp 50-100 ribu untuk sekali kencan," ucap Harissandi.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Berdasarkan keterangan para tersangka, bisnis prostitusi anak ini telah berjalan sekitar 1,5 bulan. Transaksi terakhir mereka terjadi pada Minggu (31/7) di salah satu hotel melati di Lubuklinggau sebelum akhirnya ditangkap petugas kepolisian.

"Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut dan tidak menutup kemungkinan jumlah korban yang dipekerjakan bertambah," ujarnya.

Sementara untuk keempat muncikari ini akan dijerat Pasal 83 jo Pasal 73F Undang-Undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, subsider pasal 297, 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini