Share

Kapolda Jabar: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Temukan Titik Terang

Agung Bakti Sarasa, Koran Sindo · Selasa 02 Agustus 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 525 2640659 kapolda-jabar-kasus-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-temukan-titik-terang-hcwjOgaem6.JPG Sketsa wajah terduga pembunuh ibu dan anak di Subang (Foto: MPI)

BOGOR - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana mengungkapkan, penyidik telah menemukan titik terang terkait pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang.

Diketahui, hampir satu tahun berlalu, misteri masih menyelimuti kasus pembunuhan sadis tersebut. Hingga kini, polisi belum berhasil mengungkap siapa pembunuh Tuti Amaliah (53) dan anak gadisnya, Amelia Mustika Ratu (23) itu.

"Insya Allah minta doanya, kita sudah temukan titik terang, mudah-mudahan dapat (terungkap)," ungkap Suntana di Bogor, Selasa (2/8/2022).

Lebih lanjut Suntana menjelaskan bahwa pengungkapan kasus kejahatan, termasuk kasus pembuhaan di Subang ini berbeda-beda. Bahkan, Suntana menyebut bahwa pengungkapan kasus pembunuhan terbilang gampang-gampang susah.

"Dalam proses pidana, khususnya pembunuhan, kadang-kadang kasus itu ada yang hitungan setengah jam dapat, itungan hari dapat (pelaku), tapi dalam kasus tertentu polisi harus mengumpulkan barang bukti yang ditemukan dalam berbagai cara supaya bisa mengarah kepada tersangkanya," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo memastikan, pihaknya sudah mendapati sejumlah informasi usai menyebar sketsa wajah terduga pelaku pembunuh sadis itu.

Dia juga memastikan bahwa informasi yang diperoleh dari sketsa wajah akan didalami penyidik dalam upaya membongkar tabir yang menyelimuti kasus pembunuhan yang terjadi Agustus 2021 silam itu.

"Ini memang sketsa wajah sudah kita sebarkan, beberapa informasi yang masuk ini akan kita lakukan akurasi untuk mendapatkan kejelasan," kata Ibrahim, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Lebih lanjut Ibrahim mengatakan, pihaknya pun terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan alat bukti. Tercatat sudah ada 121 saksi yang dimintai keterangan oleh dan 216 alat bukti yang diperiksa. Ke depan, kata Ibrahim, jumlah saksi yang diperiksa akan terus bertambah.

"Kita juga butuh pembuktian yang jelas, petugas tidak bekerja sembrono, maka membutuhkan waktu yang panjang karena memang membutuhkan kejelasan pembuktian. Kalau harapan sudah jelas, kita ingin segera terungkap," tegasnya.

Diketahui, warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan dua mayat di dalam bagasi mobil Alphard, Rabu (18/8/2021) silam.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang tak lain ibu dan anak gadisnya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan anak gadisnya, Amelia Mustika Ratu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini