Share

Ini Modus 2 Perampok Sadis Bunuh Sopir Taksi Online di Indramayu

Andrian Supendi, MNC Portal · Selasa 02 Agustus 2022 23:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 525 2640943 ini-modus-2-perampok-sadis-bunuh-sopir-taksi-online-di-indramayu-nQyyVZPEgJ.jpg Ilustrasi (Foto: Dok/MPI)

INDRAMAYU - Satreskrim Polres Indramayu menangkap pria berinisial ASW (34) dan SLS (40), tersangka perampok dan pembunuhan korban Widodo (53), sopir taksi online, yang jasadnya ditemukan terlilit lakban di irigasi Panaran, Desa Pekandangan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Perampokan dan pembunuhan dilakukan kedua pelaku untuk menguasai mobil korban.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, tersangka ASW dan SLS sebelumnya telah merencanakan untuk mengambil mobil milik korban di kawasan depan supermarket Hadhamas, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada hari Minggu 24 Juli 2022 sekira pukul 19.00 WIB.

"Tersangka SLS meminta tersangka ASW untuk membeli lakban warna coklat ke Indomaret Hadhamas Cikarang tersebut. Lalu, memintalnya hingga menjadi tali. Kemudian, tersangka SLS menelefon korban untuk datang dan menjemput mereka," kata Kapolres, didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Fitran Romajimah.

BACA JUGA:Kepala Toko Dalangi Perampokan Minimarket, Rp46 Juta Raib 

AKBP M Lukman Syarif menyampaikan, selang beberapa saat datang korban dengan menggunakan satu unit mobil Daihatsu Luxio silver dengan nomor polisi B 1063 FRT, tersangka ASW duduk di samping kiri korban yang mengemudi, dan tersangka SLS duduk di belakang korban.

"Mobil pun kemudian melaju ke ke kawasan EJIP (pabrik helm) di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi," ujar Kapolres.

Setelah di tempat sepi, ungkap AKBP M Lukman Syarif, yakni di kawasan EJIP, tersangka SLS langsung menjerat leher korban dari belakang menggunakan tali (pintalan lakban coklat) sambil memukuli korban. Sedangkan tersangka ASW, langsung menarik tuas jok agar sandaran jok turun, lalu memegang kedua kaki korban, hingga korban lemas.

BACA JUGA:Diduga Jadi Korban Perampokan, Pasutri Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dapur Rumah 

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Setelah korban lemas, lanjut Lukman, tersangka SLS melepaskan jeratan tali lalu membekap leher korban dengan lengan tangan kanannya, kemudian menariknya kebaris kursi belakang, setelah itu melakban wajah dan kepala korban serta mengikat pergelangan kedua tangan korban dengan menggunakan lakban coklat.

"Kemudian, tersangka ASW mengambil alih kemudi mobil dan korban dibaringkan di kolong belakang kursi depan. Mobil pun melaju ke Hadha Mas, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi," kata Kapolres.

AKBP M Lukman Syarif menuturkan, setelah itu tersangka ASW turun di kawasan Hadha Mas, Cikarang, dan mengambil hp milik korban. Kemudian, mobil korban dibawa oleh tersangka SLS menuju ke Lumajang, Jawa Timur dengan membawa korban.

"Tersangka SLS menurunkan korban di TKP, di mana tempat jasad korban ditemukan, kemudian terus melaju ke daerah Lumajang, Jawa Timur lalu menjual mobil tersebut," tutur Kapolres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini