Share

Dikeroyok 9 Orang, Pekerja Warung Kopi di Deliserdang Kehilangan 4 Jari

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 03:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 608 2640315 dikeroyok-9-orang-pekerja-warung-kopi-di-deliserdang-kehilangan-4-jari-CllBS9HUzC.png Pria yang mengalami pengeroyokan hingga jarinya putus/ Foto: Wahyudi Aulia Siregar

MEDAN - Fandi Ahmad (33), seorang pekerja warung kopi di kawasan Patumbak, Deliserdang, Sumatera Utara, dikeroyok 9 orang pemuda pada Kamis, 30 Juni 2022. Akibatnya 4 jari pada tangan kiri Fandi putus dibacok salah satu pelaku.

Fandi mengatakan, saat itu dia sedang bekerja, tiba-tiba sekelompok pemuda berjumlah sekitar sembilan orang datang dan langsung melakukan penyerangan terhadapnya.

 BACA JUGA:Zikir Kebangsaan Jelang HUT ke-77 RI, Jokowi Ingatkan Dampak Perang Rusia-Ukraina

Dia sempat dianiaya hingga akhirnya berhasil kabur dan bersembunyi. Namun nahas tempat persembunyiannya diketahui para pelaku pengeroyokan. Dia pun kembali diserang menggunakan kelewang hingga 4 jarinya putus.

"Mereka datang naik angkot. Begitu turun dari angkot langsung membacok saya. Yang bacok saya sekitar 9 orang, dan saya ada yang kenal dan pas buat laporan sudah saya sebut, termasuk yang membacok saya,” kata Fandi usai membuat laporan ke Polsek Patumbak, Senin (1/8/2022).

 BACA JUGA:Komnas HAM Kantongi Hasil Tes PCR Istri Ferdy Sambo, Brigadir J, dan Bharada E

Fandi menyebut, penyerangan itu diduga dilatarbelakangi cekcok antara Fandi dengan salah seorang pelaku. Pelaku dimaksud kemudian memanggil teman-temannya untuk melakukan pengeroyokan.

“Masalahnya dia selalu nyari ribut di tempat saya kerja. Lama-lama saya tidak tahan dengan tingkah dia, sebelumnya dia juga merusak pintu kamar tidur saya,” ucapnya lagi.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Setelah pengeroyokan dan pembacokan tersebut, Fandi langsung dibawa ke RS Adam Malik untuk mendapat perawatan akibat luka di sekujur tubuhnya dan yang paling fatal di tangan sebelah kiri.

 BACA JUGA:Isi Materi di ITS, TGB Berikan Pembekalan Spiritual dan Kebangsaan bagi Mahasiswa Baru

“Setelah kejadian itu saya takut dan trauma takut keluar rumah. Saya harap pelaku segera ditangkap agar saya merasa aman beraktifitas kembali di luar rumah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini