Share

Baru Menikah 2 Hari, Suami Usir Istri dari Rumah Gara-Gara Bertengkar Soal AC

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641223 baru-menikah-2-hari-suami-usir-istri-dari-rumah-gara-gara-bertengkar-soal-ac-UBt6nqKfQk.jpg Ilustrasi.

BEIJING – Seorang istri diusir suaminya dari rumah yang mereka tempati, hanya dua hari setelah pasangan itu menikah. Insiden yang bermula dari pertengkaran terkait penggunaan pendingin udara atau AC, yang menjadi viral di media sosial China.

Dilansir dari AsiaOne, seorang wanita yang tidak disebutkan namanya di Provinsi Henan, China utara, mencoba menyalakan AC selama gelombang panas pada akhir Juli yang membuat suhu di negara itu melonjak di atas 41 derajat Celcius.

BACA JUGA: Puluhan Kota China Dilanda Suhu Panas Ekstrem, Lelehkan Atap dan Jalan

Ibu mertuanya menolak untuk menyalakannya, mengatakan itu akan terlalu mahal. Hal ini menyebabkan kedua wanita itu bertengkar, dengan si ibu mertua akhirnya meninggalkan rumah dengan marah.

Sang suami kemudian menemukan ibunya dan mereka kembali ke rumah sekira tengah malam. Sebelum mereka kembali ke rumah, si ibu mertua mengeluh kepada putranya sehingga memicu pertengkaran pasangan yang baru dua hari menikah itu.

Sebuah video pertengkaran itu diterbitkan di platform online Miaowen pada 29 Juli dan menunjukkan sang suami meneriaki istrinya yang merekam perselisihan itu.

"Apakah saya tidak diizinkan untuk mengeluh tentang Kamu?" tanya pria itu kepada istrinya, yang dijawab: "Kita sudah berdebat dua kali."

BACA JUGA: Gara-Gara Terlalu Lama Dikarantina, Banyak Pasangan di China Ajukan Permohonan Cerai

Sang istri bertanya kepada suaminya apakah dia akan mendukungnya ketika dia berselisih dengan ibu mertuanya. Sang suami mengabaikan pertanyaan itu dan terus mengumpat dan menunjuk istrinya, yang mencoba berbicara dengan berteriak tanpa hasil.

Pria itu meninggalkan ruangan setelah dia memperingatkan istrinya untuk meninggalkan rumah mereka. Tidak jelas apakah wanita itu kemudian meninggalkan rumah mereka atau tidak.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Setelah beredar di media sosial, video itu memicu perdebatan tentang perceraian di China dan hubungan antara istri dan ibu mertua mereka.

Seorang pengguna Weibo berkata: "Tolong ceraikan dia secepat mungkin, jika tidak, Anda akan menderita jauh lebih buruk."

"Saya pikir banyak pasangan mengakhiri pernikahan mereka karena konflik yang tak tertahankan antara ibu mertua dan menantu perempuan," kata pengguna yang lain.

Kementerian Urusan Sipil merilis sebuah laporan pada Juli yang menunjukkan sekira 514.000 pasangan mendaftarkan diri untuk bercerai pada kuartal pertama 2022.

Provinsi Sichuan, di barat daya China, memiliki perceraian terbanyak mulai tahun ini, dengan 45.000 pasangan mengajukan untuk berpisah. Provinsi Guangdong dan Henan masing-masing memiliki sekitar 33.000 perceraian.

Pada 2021, pemerintah China mengeluarkan undang-undang yang mengharuskan pasangan menjalani "masa tenang" 30 hari dalam upaya untuk mengurangi tingkat perceraian di negara itu.

Ketika pasangan mengajukan gugatan cerai, mereka harus menunggu selama 30 hari dan kemudian mengkonfirmasi apakah mereka ingin melanjutkan perpisahan. Mereka diperbolehkan untuk menarik dokumen perceraian mereka setiap saat selama periode tersebut.

Pada 2021, ada 2,139 juta perceraian, yang merupakan penurunan 42,7 persen dari 2020.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini