Share

Ketua DPR AS Janji Tidak Akan Tinggalkan Taiwan, Presiden Tsai Ucapkan Terima Kasih dan Tegaskan Tidak Akan Mundur

Susi Susanti, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641291 ketua-dpr-as-janji-tidak-akan-tinggalkan-taiwan-presiden-tsai-ucapkan-terima-kasih-dan-tegaskan-tidak-akan-mundur-DIx9xzDTl8.jpg Ketua DPR AS Nancy Pelosi bertemu dengan Presiden Taiwan Tsa Ing-wen (Foto: reuters)

TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada Rabu (3/8/2022) waktu setempat mengucapkan terima kasih kepada Ketua Dewan Perakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi yang berkunjung atas tindakan nyatanya untuk mendukung Taiwan pada saat kritis ini. Presiden juga menegaskan pihaknya tidak akan mundur dalam menghadapi ancaman militer yang meningkat.

Kedua wanita itu bertemu di Taipei pada Rabu (3/8/2022) sebagai bagian dari kunjungan Pelosi ke pulau yang telah menuai kritik keras dari China, dan telah mendorong Beijing untuk mengumumkan serangkaian latihan militer dan memanggil duta besar AS.

“Taiwan tidak akan mundur,” terangnya, dikutip Reuters.

“Kami akan tegas menegakkan kedaulatan bangsa dan terus menjaga garis pertahanan demokrasi. Pada saat yang sama, kami ingin bekerja sama dan bekerja dalam persatuan dengan semua negara demokrasi di seluruh dunia untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai demokrasi,” lanjutnya.

 Baca juga: Rusia Dukung Kemarahan China, Tuduh Lawatan Ketua DPR AS ke Taiwan Provokatif

Tsai juga mengatakan kepada Pelosi bahwa dia adalah salah satu teman Taiwan yang paling setia dan berterima kasih atas dukungannya yang tak tergoyahkan di panggung internasional.

 Baca juga: 8 Jet Tempur dan 5 Pesawat Tanker Kawal Ketua DPR AS, China Kerahkan Su-35 Lintasi Selat Taiwan

Tsai menambahkan bahwa Taiwan adalah mitra andal AS dan akan terus bekerja sama dengan AS untuk memperkuat kolaborasi dalam keamanan, pembangunan ekonomi, dan rantai pasokan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sementara itu, dalam sambutannya yang disiarkan televisi dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Pelosi mengatakan bahwa solidaritas AS dengan pulau itu lebih penting saat ini lebih dari sebelumnya, karena China meningkatkan ketegasannya di kawasan Indo-Pasifik dan perang berdarah di Ukraina menimbulkan kekhawatiran akan erosi global nilai-nilai demokrasi.

"Hari ini, delegasi kami datang ke Taiwan untuk memperjelas bahwa kami tidak akan meninggalkan komitmen kami kepada Taiwan dan kami bangga dengan persahabatan kami yang langgeng," terangnya.

Dia berdiri tepat di samping Tsai setelah dianugerahi kehormatan sipil tertinggi Taiwan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini