Share

Diikuti 14 Negara, Latihan Militer Gabungan Super Garuda Shield Tampilkan Kemitraan Multilateral

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 18 2641454 diikuti-14-negara-latihan-militer-gabungan-super-garuda-shield-tampilkan-kemitraan-multilateral-GlAYtUxmB7.jpg Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik Charles Flynn secara resmi membuka latihan Super Garuda Shield 2022 di Baturaja, Sumatera Selatan, Indonesia, 3 Agustus 2022. (Foto: US Army)

BATURAJA – Latihan militer tahunan Garuda Shield ke-16, yang menjadi tonggak kemitraan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia, secara resmi dibuka pada 3 Agustus 2022 di Baturaja, Sumatera Selatan. Diikuti 14 negara, “Super Garuda Shield” tahun ini, yang merupakan pengembangan dari latihan bilateral antara TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Darat Amerika Serikat (U.S. Army), adalah salah satu latihan multinasional gabungan terbesar di kawasan Indo-Pasifik.

BACA JUGA: Indonesia, AS Siap Gelar Latihan Militer Bersama Super Garuda Shield 2022

Super Garuda Shield 2022 menampilkan beberapa aktivitas “perdana”, seperti penerjunan udara trilateral yang melibatkan AS, Indonesia, dan Jepang, yang diadakan pagi ini. Kegiatan perencanaan, operasi, pertukaran, dan aktivitas latihan multinasional ini meningkatkan kapabilitas pertahanan militer negara-negara peserta dan bekerja sama untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

“Ketika kita besama seperti ini, kita menjadi lebih kuat,” kata Jenderal Charles Flynn, Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik, sebagaimana dikutip dari keterangan pers Kedutaan Besar AS Jakarta, Rabu (3/8/2022).

“Bersama sebagai sebuah kekuatan multinasional, Garuda Shield merupakan perwujudan sangat penting kerja sama, interoperabilitas, dan persatuan kita sebagai kelompok negara yang ingin menciptakan wilayah Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, serta menjaga tatanan berdasarkan aturan.”

BACA JUGA: Indonesia dan AS Perkuat Kemitraan Pertahanan Melalui Pelatihan Garuda Shield 2021

Upacara pembukaan menampilkan formasi pasukan gabungan, yang menonjolkan interoperabilitas multinasional dan kemitraan.

Lebih dari 4.000 tentara gabungan, termasuk negara-negara yang berpartisipasi untuk pertama kali seperti Australia, Singapura, dan Pasukan Bela Diri Jepang, akan ikut mendukung latihan. Negara-negara peserta lainnya mencakup Kanada, Prancis, India, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor-Leste, dan Inggris.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Komandan Divisi Infanteri ke-7 dan ketua pelaksana Super Garuda Shield 2022, Mayor Jenderal Stephen Smith, menyambut baik kesempatan untuk berlatih bersama mitra-mitra Amerika Serikat.

“Latihan yang dikomandoi Indonesia ini telah berkembang secara lingkup dan skala. Setiap saat kita mengembangkan kesiapan bersama menjadi kesempatan baik bagi kita semua di kawasan ini,” kata Smith.

“Perkembangan ini menunjukkan pentingnya latihan ini dan bagaimana negara-negara peserta memandang area ini sebagai area yang berpengaruh di kawasan Indo-Pasifik,” imbuhnya.

Super Garuda Shield 2022 akan menampilkan latihan lapangan dan maritim yang mencakup latihan amfibi, latihan keamanan maritim, latihan operasi militer di medan perkotaan, latihan pertahanan udara, operasi udara, dan latihan perebutan lapangan udara. Latihan-latihan lain yang rencananya juga akan dilaksanakan mencakup latihan pos komando, yang memungkinkan pasukan melatih kemampuan mereka untuk merencanakan, memberikan komando, dan berkomunikasi satu sama lain dalam simulasi lingkup operasional.

Pertanyaan mengenai Garuda Shield 2022 dapat ditujukan kepada Pejabat Urusan Publik Divisi Infanteri ke-7 Angkatan Darat AS, Let. Kol. Travis Dettmer

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini