Share

Penghasilannya Kurang, Mantan Guru Honorer Ini Jualan Sabu

Ramli Nurawang, iNews · Rabu 03 Agustus 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 340 2641240 penghasilannya-kurang-mantan-guru-honorer-ini-jualan-sabu-DYkGYwEpp9.jpg Mantan guru honorer ditangkap karena edarkan sabu. (iNews/Ramli Nurawang)

LOMBOK TIMUR - Gaji yang pas-pasan sebagai guru honorer membuat HA (34) nekat menjadi pengedar sabu.

Pelaku digerebek bersama rekannya FT (32) saat bermain biliar di rumahnya di wilayah Sandubaya Timur, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Selasa (2/8/2022) dini hari.

Saat penggeledahan badan, petugas tidak menemukan barang bukti sabu. Tapi setelah menyisir sejumlah tempat tertutup di sekitar TKP, polisi menemukan dua poket sabu yang disembunyikan di bawah papan biliar.

Selain sabu, polisi menyita alat konsumsi sabu dan uang Rp150 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba dari pelaku FT.

Kasat Narkoba Polres Lombok Timur, AKP IGN Bagus Suputra, mengatakan para pelaku ditangkap berdasarkan informasi masyarakat. Rumah yang menjadi TKP adalah milik pelaku HA merupakan mantan guru honorer.

"Kemudian dengan alasan guru honorer, penghasilannya tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari sehingga beralih menjual sabu," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/08/2022).

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Suputra, pelaku HA baru 6 bulan ini mengedarkan sabu. Dia menyasar sejumlah nelayan di wilayah Labuan Lombok.

"Pembelinya sebagian dari nelayan di Labuan Lombok dan salah seorang yang berada di TKP, main biliar ternyata baru saja membeli dengan harga Rp150 ribu," ucapnya.

Kini, kedua pelaku menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Lombok Timur. Para pelaku dijerat dengan pasal 114 dan 112 Undang Undang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun kurungan penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini