Share

Dua Pelaku Ilegal Logging Tabrak Petugas Perhutani Usai Kepergok Angkut Kayu Curian

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 519 2641195 dua-pelaku-ilegal-logging-tabrak-petugas-perhutani-usai-kepergok-angkut-kayu-curian-GLjpKUd98T.jpg Polres Batu rilis pelaku ilegal logging tabrak petugas Perhutani (Foto: MNC Portal)

KOTA BATU - Polisi mengamankan dua orang tersangka kasus ilegal logging atau pembalakan hutan liar di wilayah hutan Kabupaten Malang. Kedua pelaku yakni aksi Yoga Prasetiawan (27) dan Aris Misgianto (25) keduanya warga Dusun Mendalan, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, diamankan di Kediri setelah melakukan penyelidikan.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin mengungkapkan, awalnya pelaku melakukan pencurian di Petak 18 A Dusun Sidorejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, pada Sabtu dini hari (16/7/2022) pukul 02.00 WIB. Keduanya beraksi dengan memotong pohon Sonokeling yang ada di kawasan hutan milik Perhutani.

"Pelaku melakukan perbuatan penebangan dan pengangkutan kayu Sonokeling dengan mengajak temannya Yoga dengan menggunakan kendaraan mobil pickup Grandmax," kata Oskar Syamsuddin, saat memimpin rilis di Mapolres Batu, Rabu (3/8/2022).

Usai dipotong, kayu curian lantas diangkut dengan menggunakan mobil pickup. Namun aksi kedua pelaku dipergoki oleh sejumlah petugas Perhutani RPH Ngantang yang tengah patroli. Petugas Perhutani ini lantas berusaha menghadang aksi pengangkutan kayu ilegal dari area hutan.

Baca juga: Gudang Kayu Diduga Ilegal di Ngawi Digerebek Tim Gabungan

"Saat si pelaku membawa barang bukti melakukan pencurian, dicegat perhutani pak Winarso, tapi kemudian si pelaku tetap jalan, sehingga menabrak petugas Perhutani," ungkapnya.

Baca juga: Pelaku Ilegal Logging di Jambi Pekerjaan Warga Suku Anak Dalam

Kepolisian pun yang menerima laporan dari Perhutani bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Kediri.

"Ditangkap di Kediri, setelah dapat informasi dari beberapa saksi - saksi yang mengetahui yang bersangkutan kita tangkap di Kediri," ujarnya.

Kepolisian sendiri berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti dua buah gergaji mesin, dua buah parang, gergaji tangan, satu buah gelondong kayu Sonokeling di mobil, handphone, sepeda motor. Polisi juga berhasil mengamankan satu unit mobil pickup Daihatsu Grandmax dengan Nopol AG 9858 ED.

Akibat perbuatannya, Aris Misgianto dan Yoga Prasetiawan terancam Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. "Pasal yang disangkakan, pasal 82 ayat 1 atau 83 ayat 1, dan pasal 87 ayat 1 huruf C UU nomor 18 tahun 2013 tentang, pencegahan dan pemberantasan pengerusakan hutan. Penjara setinggi-tingginya 15 tahun," pungkasnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Pengendara Acungkan Benda Diduga Pistol di Kota Batu

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini