Share

Putri Pengungsi Afghanistan Catat Sejarah Sebagai Perempuan Berhijab Pertama yang Jadi Senator Australia

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 18 2642170 putri-pengungsi-afghanistan-catat-sejarah-sebagai-perempuan-berhijab-pertama-yang-jadi-senator-australia-AWNMZzbX1F.jpg Fatima Payman menjadi senator berhijab pertama di parlemen Australia. (Foto: BBC)

CANBERRA – Seorang putri pengungsi Afghanistan membuat sejarah dengan menjadi perempuan berhijab pertama yang duduk sebagai anggota parlemen Australia pekan lalu. Fatima Payman juga menjadi anggota parlemen termuda dari parlemen Australia saat ini, yang dikatakan paling memiliki keberagaman dari masa-masa sebelumnya.

BACA JUGA: Tidak Ada Pelarangan Cadar di Australia

"Saya tidak menilai seseorang yang memakai sandal jepit dan boardies (celana pendek untuk selancar)," kata Payman dalam sebuah wawancara dengan BBC. 

Jadi saya tidak ingin dihakimi karena saya memakai kerudung di kepala saya. Saya sama orang Australianya dengan mereka."

Payman mengatakan bahwa pemilihannya ke parlemen penting bagi Muslim Australia. "Anda tidak bisa menjadi apa yang tidak bisa Anda lihat," jelasnya.

"Harapan orang terikat pada posisi ini. Mereka memandang saya."

BACA JUGA: 2 Muslim Jabat Menteri di Kabinet Baru Australia

Almarhum ayah Payman, seorang pengungsi Afghanistan, membawanya ke dunia politik. Sang ayah biasa mengatakan pada Payman bahwa dia akan membawanya kembali ke Afghanistan dan membuatnya terpilih di sana sehingga dia bisa membantu orang.

"Hanya karena dia tidak pernah mengira saya punya peluang di Australia," kata Payman.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Dia juga merujuk pada insiden yang terjadi lima tahun lalu, ketika Senator Pauline Hanson mengenakan burqa ke Senat menyerukan larangannya.

"Itu adalah aksi yang tidak sopan, untuk semua Muslim," katanya. "Selain dari orang-orang First Nations (suku asli), kita semua adalah imigran. Senator Hanson dan warisan keluarganya - mereka datang dari suatu tempat."

"Saya muda, saya progresif, dan keluarga saya lahir di luar negeri," kata Fatima Payman dalam pidatonya di Parlemen. "Saya adalah perwakilan dari Australia modern."

Dia menambahkan bahwa dia percaya bahwa seorang anggota parlemen atau senator yang mengenakan jilbab tidak akan lagi menjadi berita utama suatu hari nanti, dan itulah yang dia harapkan untuk dicapai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini