Share

Penusuk Siswa SMP di Merangin Ditangkap di Persembunyiannya

Azhari Sultan, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 340 2641628 penusuk-siswa-smp-di-merangin-ditangkap-di-persembunyiannya-n2swz1tE2a.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

MERANGIN - Unit Satreskrim Polsek Lembah Masurai menangkap pelaku penusukan siswa SMPN 20 Satu Atap, Sungai Tebal, Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi.

Pelaku yang diketahui berinisial Rz (14) ditangkap usai kabur untuk bersembunyi setelah melakukan penusukan Irvan Rivai (14) di lingkungan sekolah.

Kapolsek Lembah Masurai, Iptu Rezi Darwis, menerangkan kejadian tersebut bermula saat jam istirahat sekolah. Ketika itu, tiba-tiba pelaku Rz mendatangi korban Irfan Rifai untuk mengajak berkelahi.

Ada tantangan duel, korban langsung berdiri. Namun, belum sempurna sikap berdirinya, pelaku langsung menusukan pisau yang dibawanya tepat di bagian ketiak korban.

Usai menusuk korban, pelaku langsung kabur melarikan diri untuk bersembunyi dari kejaran warga. Sedangkan korban dibawa pihak sekolah ke rumah sakit. "Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong lagi," ujarnya, Rabu (3/8/2022).

 BACA JUGA:Polisi: Penusukan WN China di Cengkareng karena Persoalan Asmara

Usai mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Kita langsung mengejar pelaku dan saat ini pelaku sudah kita amankan," ujar Kapolsek.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Lantaran pelakunya masih anak-anak, maka penyidikannya diserahkan langsung ke Satreskrim Polres Merangin. "Pelaku kita serahkan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Merangin," ujar Rezi.

Sebelumnya, terjadi duel maut di area sekolahan. Seorang siswa SMPN 20 Satu Atap, Sungai Tebal, Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi tewas setelah ditusuk kakak kelasnya, Rabu 3 Agustus 2022.

Salah seorang guru ekstra kurikuler, Yuda Pitrade yang ikut mengantar korban ke rumah sakit. "Tadi sudah diamankan pihak kepolisian dari Polsek Masurai. Pelaku ini saya belum kenal betul, karena baru tiga hari pindah ke sekolah ini," ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya pelaku ini diketahui pindahan dari Bengkulu. "Tadi korban sempat kita bawa dulu ke klinik Sungai Tebal," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini