Share

Kronologi Kasus Pemaksaan Memakai Jilbab Versi Sekolah, Disebut Cuma Kasih Tutorial

Mohammad Fernanda, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 510 2642015 kronologi-kasus-pemaksaan-memakai-jilbab-versi-sekolah-disebut-cuma-kasih-tutorial-js7ar0WGG7.JPG

BANTUL - Pihak sekolah membantah ada tindakan memaksa memakai hijab seperti diberitakan beberapa hari terakhir ini di sejumlah media terhadap seorang murid perempuan kelas X di SMA 1 Banguntapan, Bantul, Yogyakarat.

Kepala Sekolah SMAN 1 itu Agung Istiyanto menyangkal kejadian tersebut. Ia membantah jika sekolah yang dipimpinnya memaksa siswi memakai busana muslimah tersebut. Bahkan Agung menolak disebut-sebut pihaknya memaksa siswi itu memakai hijab seperti kawan-kawannya.

“Pihak sekolah, tidak melakukan (memaksa siswi pakai hijab) seperti yang diberitakan. Kami di sekolah tetap dan tak pernah mewajibkan para siswi menggunakan jilbab. Tuduhannya itu salah,” ujar Agung pada wartawan.

Agung mengungkapkan titik persoalannya. Mengingat, ceritanya, berita yang benar tidak seperti yang dilaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Yogyakarta soal adanya dugaan oknum guru Bimbingan Konseling (BK) memaksa siswi berhijab. Agung masih percaya, sekolah yang sedang ditempati masih berstatus negeri sehingga tak diwajibkan memakai hijab, kecuali pesantren dan madrasah.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Sebenarnya, tidak seperti itu persoalan utamanya yang terjadi. Karena kita di sini (sekolah) negeri, di mana negeri itu tidak boleh memberi atau memaksa murid apalagi mewajibkan siswi memakai hijab,” Ungkapnya.

Terkait laporan guru BK yang disebut-sebut telah memaksa siswi memakai hijab, Agung mengungkapkan, itu sebatas tutorial saja dan tak lebih. Ia menyebutkan, ada komunikasi berupa pertanyaan terkait bersedia atau tak bersedia diajari menggunakan hijab.

“Yang ada itu kan hanya sebatas tutorial, saat kita tanya siswa yang belum memakai jilbab. Kita tanya baik-baik. Bagaimana jika kita beri tutorial, kemudian dijawab iya, sebagai setuju” Tutup Agung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini