Share

AS Nyatakan Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Publik

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 05 Agustus 2022 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 18 2642462 as-nyatakan-cacar-monyet-sebagai-darurat-kesehatan-publik-Y0CqZC4ORW.jpg Foto: Reuters.

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat, kata sekretaris kesehatan pada Kamis (4/8/2022), sebuah langkah yang diharapkan dapat membebaskan dana dan alat tambahan untuk memerangi penyakit itu.

Pada Rabu (3/8/2022) AS mencatat 6.600 kasus cacar monyet, yang hampir semuanya di antara pria yang berhubungan seks dengan pria.

BACA JUGA: Kasus Cacar Monyet Makin Meluas, WHO Minta Gay dan Biseksual Tak Gonti-Ganti Pasangan

"Kami siap untuk mengambil tanggapan kami ke tingkat berikutnya dalam mengatasi virus ini, dan kami mendesak setiap orang Amerika untuk menganggap cacar monyet dengan serius," kata Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Xavier Becerra pada sebuah pengarahan, sebagaimana dilansir Reuters.

Deklarasi tersebut akan meningkatkan ketersediaan data tentang infeksi cacar monyet yang diperlukan untuk respons, kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS Rochelle Walensky, berbicara bersama Bacerra.

Pemerintah AS berada di bawah tekanan untuk penanganan wabah tersebut.

Penyakit ini mulai menyebar di Eropa sebelum pindah ke Amerika Serikat, yang kini memiliki kasus terbanyak di dunia. Vaksin dan perawatannya terbatas dan penyakit ini sering kali diserahkan kepada klinik kesehatan seksual yang secara historis kekurangan dana untuk dikelola.

BACA JUGA: Wabah Cacar Monyet di Belgia Dikaitkan dengan Festival Gay, Pasien Diwajibkan Karantina

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan cacar monyet sebagai "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," tingkat siaga tertinggi. Deklarasi WHO bulan lalu berusaha untuk memicu respons internasional yang terkoordinasi dan membuka pendanaan untuk berkolaborasi dalam vaksin dan perawatan.

Pemerintah menyebarkan vaksin dan perawatan yang pertama kali disetujui untuk cacar tetapi juga bekerja untuk cacar monyet.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Pemerintah AS telah mendistribusikan 600.000 dosis vaksin Jynneos Bavarian Nordic dan menyebarkan 14.000 pengobatan TPOXX Siga Technologies, kata para pejabat, meskipun mereka tidak mengungkapkan berapa banyak yang telah diberikan.

Walensky mengatakan pemerintah bertujuan untuk memvaksinasi lebih dari 1,6 juta individu berisiko tinggi.

Komisaris Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS Robert Califf mengatakan bahwa badan tersebut sedang mempertimbangkan untuk membebaskan lebih banyak dosis vaksin Jynneos dengan mengizinkan dokter untuk mengambil 5 dosis vaksin dari setiap botol daripada 1 dosis saat ini dengan menggunakan metode inokulasi subkutan yang berbeda.

Presiden AS Joe Biden bulan ini menunjuk dua pejabat federal untuk mengoordinasikan tanggapan pemerintahannya terhadap cacar monyet, menyusul deklarasi keadaan darurat oleh California, Illinois, dan New York.

Pertama kali diidentifikasi pada monyet pada 1958, penyakit ini memiliki gejala ringan termasuk demam, nyeri, dan lesi kulit berisi nanah, dan orang cenderung sembuh dalam waktu dua hingga empat minggu, kata WHO. Ini menyebar melalui kontak fisik yang dekat dan jarang berakibat fatal.

Anthony Fauci, kepala penasihat medis Biden, mengatakan kepada Reuters pada Kamis bahwa sangat penting untuk melibatkan para pemimpin dari komunitas gay sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan wabah, tetapi memperingatkan agar tidak menstigmatisasi gaya hidup.

“Keterlibatan masyarakat selalu terbukti berhasil,” kata Fauci.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini