Share

BMKG Prakirakan Sulteng Bakal Diguyur Hujan Lebat Selama 10 Hari ke Depan

Antara, · Jum'at 05 Agustus 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 340 2642486 bmkg-prakirakan-sulteng-bakal-diguyur-hujan-lebat-selama-10-hari-ke-depan-OBwn9K6PFK.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

PARIGI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meprakirakan potensi hujan lebat masih akan terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah 10 hari ke depan di awal Agustus 2022.

"Hal perlu diwaspadai dampak ditimbulkan dari hujan lebat bisa mengarah pada banjir maupun tanah longsor," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Nur Alim, Jumat (5/8/2022).

Ia mengemukakan, menurut prakiraan cuaca kewaspadaan tinggi terdapat dapat hujan lebat berada di Kabupaten Banggai dan Morowali, dan BMKG juga telah mengeluarkan informasi peringatan waspada hari ini berlaku di 13 kabupaten/kota di Sulteng.

 BACA JUGA:BMKG Pastikan Prakiraan Musim Penghujan periode 2022-2023 Lebih Akurat

Sebanyak 13 kabupaten/kota yang dimaksud, yakni Kabupaten Bulo, Tolitoli, Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-una, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali, Morowali Utara dan Kota Palu.

"10 hari ke depan, selain peringatan dini hujan lebat ada pula peringatan dini hujan sangat lebat di sejumlah daerah, maka sudah seharusnya masyarakat dan Pemerintah Daerah melakukan antisipasi," ujar Alim.

 BACA JUGA:BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diprediksi Hujan saat Malam Hari

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Menurut prakiraan BMKG, wilayah Sulteng dua bulan ke depan atau pada Agustus-September masih dilanda hujan, dan diprediksi tahun 2022 tidak ada musim kemarau.

"Saat ini kondisi cuaca kemarau basah. Kondisi ini dipicu fenomena La Nina yang aktif kembali dan pertumbuhannya sangat cepat sehingga diperkirakan tidak ada musim kemarau, karena beberapa bulan ke depan masuk musim hujan tahunan di mulai November 2022 hingga Februari 2023," papar Alim.

Dikatakannya, warga tidak perlu panik berlebihan menanggapi peringatan dini cuaca oleh BMKG, karena data yang dirilis untuk mengingatkan agar tidak lengah menghadapi situasi buruk.

"Banjir Bandang melanda Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong pada Kamis 28 Juli sudah kami ingatkan melalui informasi peringatan peringatan dini status waspada, Parigi Moutong termasuk salah satunya," demikian Alim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini