Share

Dua Pasien ODGJ Tewas, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Sakit Jiwa Solo

Bramantyo, Okezone · Jum'at 05 Agustus 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 512 2642666 dua-pasien-odgj-tewas-ini-kronologi-kebakaran-rumah-sakit-jiwa-solo-fMYfDduSSZ.jpg Foto: Okezone

SOLO - Ruang perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ)  Arif Zainudin Solo terbakar. Peristiwa itu terjadi, pada Jumat (5/8/2022) subuh.

Humas RSJD dr Arif Zainuddin, Joko Mulyono mengatakan, ruang yang terbakar itu adalah ruang Puntadewa.

(Baca juga: Breaking News! Rumah Sakit Jiwa Solo Kebakaran, 2 Pasien Tewas dan 3 Alami Luka)

"Benar, telah terjadi kebakaran pagi tadi tepatnya sebelum subuh,"ujar Joko saat jumpa pers di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Solo.

Ia menambahkan, saat kebakaran terjadi, di ruang Puntadewa tengah merawat 18 pasien. 18 pasien itu dipisah di sisi barat dan sisi timur.

Dimana untuk pasien sisi barat ada 9 pasien dan di sisi timur ada 9 pasien. "Dan yang terbakar itu ruang pasien disisi timur,"terangnya.

Menurutnya, di ruang Puntadewa sendiri sedang merawat ODGJ gejala akut atau bisa dikatakan pasien baru datang.

Saat terjadi kebakaran, di ruang Puntadewa tengah dirawat pasien ODGJ akut dengan posisi terikat. Pihak RSJ sengaja mengikat Pasien ini agar tidak mengganggu pasien lainnya.

Sedangkan pasien lainnya yang juga berpotensi membahayakan orang lain, termasuk perawat tengah berada di ruang isolasi. Kepanikan melanda saat melihat kobaran api. Petugas berusaha memadamkan api dengan Apar.

Namun upaya memadamkan api dengan menggunakan 10 Apar tak bisa memadamkan kobaran api. Akhirnya, petugas memanggil petugas untuk memadamkan kobaran api. "Setelah 10 menit petugas Damkar datang, api berhasil dipadamkan," imbuhnya.

Petugas rumah sakit pun melakukan upaya penyelamatan kepada 7 pasien Restrain. Naas, dua pasien berinisial YA (30) pasien titipan dari Dinsos Karanganyar dan pasien berinisial YR (30) dari Blora.

Saat kejadian, dua korban yang meninggal berada di ruangan isolasi. Dan karena kondisinya, pasien tidak sadar adanya kebakaran.

"Saat kejadian ada 3 perawat jaga, dan saat kejadian sudah langsung melaporkan, dan dipadamkan dengan Apar, hingga menghubungi petugas Damkar," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini