Share

Untung Ada CCTV, Pencuri Motor di Masjid dan Permukiman Warga Akhirnya Dibekuk

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 05 Agustus 2022 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 519 2642625 untung-ada-cctv-pencuri-motor-di-masjid-dan-permukiman-warga-akhirnya-dibekuk-w6gko6MGVE.JPG Konferensi pers pencurian (Foto MPI)

MALANG - Aksi pencurian sepeda motor yang meresahkan warga Kota Malang terungkap berkat kamera CCTV yang terpasang. Kepolisian pun berhasil meringkus tiga orang tersangka, termasuk satu orang penadah sepeda motor curian.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengungkapkan, ketiga pelaku yang diamankan yakni WD (35) berprofesi tukang batu warga Poncokusumo, Kabupaten Malang dan MWR (26) pemuda pengangguran warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang berperan sebagai eksekutor. Sedangkan satu orang lainnya yakni MRR (28) warga Tumpang, Kabupaten Malang.

"Tersangka ini hunting (mencari sasaran) di permukiman warga. Kemudian apabila motor yang keamanannya kurang mereka datangi dan diambil dengan kunci palsu," ucap Bayi Febrianto di Mapolresta Malang Kota, pada Jumat (5/8/2022).

Polisi sendiri berhasil mengamankan pelaku setelah melakukan penyelidikan. Terlebih di lokasi pencurian yang berada di Jalan Danau Tondano, Kedungkandang, Kota Malang terpasang kamera CCTV. Dari rekaman kamera CCTV itu terlihat pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna putih merah yang terparkir di gang samping rumah, pada 28 Juni 2022 pukul 19.00 WIB.

Dua hari berikutnya, tepatnya pada tanggal 30 Juni 2022 kepolisian menerima informasi di Facebook ada seseorang yang menawarkan sepeda motor yang dimaksud. Dari sanalah tim Satrekrim Polresta Malang Kota, mencoba memancing dengan menyamar sebagai pembeli untuk melakukan pertemuan langsung.

Polisi pun mengamankan MRR, kemudian dikembangkan hingga akhirnya mengamankan dua orang lainnya yakni WD dan MWR pada 30 Juni 2022 di jam yang berbeda. Keduanya diamankan di wilayah Pakis, Kabupaten Malang.

"Kami mendapatkan informasi hasil diperjualbelikan pada saat transaksi kami amankan. Saat transaksi kami amankan belum mendapat hasil," kata Bayu.

Dari hasil penuturan pelaku baik WD maupun MMR, mereka telah beberapa kali melakukan aksinya kejahatannya. Bahkan kedua pernah terekam kamera CCTV mencuri sebuah sepeda motor di masjid Jalan Simpang Ranu Grati, Kedungkandang, Kota Malang.

Polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa jaket dan topi yang sesuai dengan ciri-ciri pelaku saat beraksi mencuri di sebuah sepeda motor di sebuah masjid. Selain pakaian pelaku, kepolisian mengamankan barang bukti berupa mata kunci T, gagang kunci T, dan kunci pas berukuran 8 / 10.

"Mencuri untuk kebutuhan sehari-hari, hasil penyelidikan yang bersangkutan belum menemukan jaringan sesama pencuri motor. Penjualannya di wilayah Malang raya saja. Untuk pelaku data sementara belum terdaftar sebagai residivis.

Kini akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini