Share

Jelang Puncak G20, Polisi Ancam Tembak Penjahat Jalanan di Kuta

Mohamad Chusna, Sindonews · Jum'at 12 Agustus 2022 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 244 2646548 jelang-puncak-g20-polisi-ancam-tembak-penjahat-jalanan-di-kuta-1FlzasxAqa.jpg Patroli malam di Denpasar (Foto: MNC Portal)

BALI - Menjelang puncak G20, polisi mulai mensterilkan Kuta dari segala bentuk gangguan kemanan. Penjahat jalanan yang berani beraksi di kampung turis ini akan diberikan tindakan tegas, ditembak.

"Mulai hari ini dan seterusnya kita akan lebih memprioritaskan keamanan Kuta. Saya akan selalu hadir," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, Jumat (12/8/2022).

Dia menjelaskan, patroli besar-besaran akan digelar setiap hari di Kuta, utamanya malam hari. Hal ini untuk memastikan keamanan menjelang KTT G20 November mendatang.

Terlebih akhir-akhir ini kejahatan jalanan terutama aksi jambret mulai marak seiring ramainya kembali Kuta. Korbannya sebagian besar wisatawan asing.

Baca juga: Ridwan Kamil: Uji Coba Kereta Cepat Saat Summit G20 di November 2022

Bambang mengancam penjahat jalanan akan diberikan tindakan tegas jika berani melakukan aksinya. "Silahkan kalau mau coba. Kita siap berikan tindakan tegas terukur," tandasnya.

Ada tiga lokasi menjadi target operasi setiap malam, yaitu sepanjang Jalan Legian, Jalan Popies 1 dan 2 serta di depan Monumen Ground Zero.

Baca juga: BNPT Siap Jaga Keamanan Siber di KTT G20

Dia meminta satu unit personel dari satuan Sabhara dibackup Direktorat Samapta Polda Bali berjaga mulai malam sampai dini hari. "Lakukan pemeriksaan kepada setiap pengunjung," pintanya.

Tindakan preventif dan pendekatan dialogis akan dikedepankan dengan nemberikan imbauan. "Setiap orang yang tidak memiliki kepentingan diminta meninggalkan lokasi," pungkasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini