PEMALANG - Setelah adanya informasi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, ASN yang bekerja di lingkungan Kantor Bupati Pemalang, masih masuk seperti biasa.
Pelayanan masyarakat juga keperluan lain masih berjalan seperti biasa, namun bagi pegawai yang bekerja di ruangan yang telah disegel dipindahkan tempat lain.
Bahkan, beberapa pegawai terlihat masih sempat senam bersama di halaman kantor sebelum bekerja.
Diketahui, sejumlah kantor dan ruangan di Pemkab Pemalang disegel KPK, seperti ruang kantor Kepala Kominfo dan Sekretariat Kominfo, di kompleks pendopo Bupati. Selain itu, ruang dinas bupati juga ditutup tidak bisa diakses, ruangan Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan di Jalan Jenderal Sudirman Pemalang, juga sama.
Namun, tak ada penjagaan khusus di ruangan yang disegel tersebut.
Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai dugaan OTT KPK Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Pemalang, Joko Ngatmo menyebutkan sempat kaget dengan penyegelan beberapa ruangan oleh KPK. Namun, hal itu tidak mengganggu aktivitas di lingkungan Pemkab Pemalang.
"Aktivitas tidak terganggu dan berjalan normal," ujar Joko, Jumat (12/8/2022).
Diperoleh informasi, Mukti Agung Wibowo ditangkap tangan KPK bersama sejumlah kepala dinas dan puluhan pegawai juga kalangan swasta. Sampai sekarang belum ada keterangan resmi mengenai dugaan OTT tersebut.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.